Sejumlah Pihak Minta Logo Kabupaten Kendal Dikembalikan yang Lama

Iswahyudi    •    Kamis, 16 Nov 2017 14:59 WIB
pemda
Sejumlah Pihak Minta Logo Kabupaten Kendal Dikembalikan yang Lama
Logo Kabupaten Kendal yang lama (kiri) dan baru (kanan) -- MTVN/Iswahyudi

Kendal: Sejumlah pihak meminta logo Kabupaten Kendal dikembalikan ke logo lama yang sarat dengan makna sejarah. Bupati Kendal Mirna Annisa pun membuat Surat Keputusan (SK) untuk mengkaji ulang dan memberikan kesempatan kepada elemen masyarakat dan juga tokoh masyatakat untuk membahas terkait logo tersebut.

Pakar kebijakan publik dari Universitas Diponegoro Teguh Yuwono mengatakan bahwa logo sangat penting sebagai identitas suatu daerah dan tidak perlu diubah-ubah. Tanpa logo, orang tidak akan mengenal suatu daerah atau negara.

"Semua orang tahu, merah putih adalah bendera Indonesia. Jadi, kehadiran logo sangat penting," kata Teguh di Kendal, Jawa Tengah, Kamis, 16 November 2017.

Menurut Teguh, penentuan logo daerah harus memperhatikan sejarah. Sebab, logo daerah sangat berkaitan dengan sejarah.

Pakar desain grafis dan branding Anis Rufiyanto menambahkan, logo daerah hendaknya sederhana. Ia menilai, logo Kabupaten Kendal yang lama cukup sakral dan penuh makna sejarah.

"Sedangkan, logo baru sangat stndar," kata Anis.

Mantan Wakil Bupati Kendal Masduki Yussak pun mengaku kecewa dengan adanya penggantian logo daerah. Apalago, logo Kabupaten Kendal lama dibuat pejuang dan ulama yang memperjuangkan kemerdekaan melawan penjajah

Logo Kabupaten Kendal, lanjut Masduki, harus ada gambar kendil yang mempunyai makna sejarah penting. Saat melawan penjajah, pejuang makan menggunakan kendil.

"Para tokoh sangat menyayangkan hilangnya kendil di logo yang baru. Padahal, maknanya sangat dalam. Ketika ada wacana kembali ke logo lama, saya sangat setuju," ujar Masduki.

Sebagai informasi, logo Kabupaten Kendal mengalami perubahan pada 2011 saat dipimpin Bupati Widya Kandi Susanti. Logo Kendal yang lama diganti dengan yang baru dari hasil lomba logo Kendal pada waktu itu.


(NIN)