Angkutan di Temanggung Mogok Massal

   •    Rabu, 30 Nov 2016 16:03 WIB
angkot mogok
Angkutan di Temanggung Mogok Massal
Ilustrasi: Siswa SD bergelantungan di pintu angkutan desa di Kecamatan Kandangan, Temanggung, Jateng. (Media Indonesia/Tosiani)

Metrotvnews.com, Temanggung: Ratusan armada angkutan perdesaan parkir di sepanjang Jalan S Parman dan sebagian Jalan Soedirman Temanggung, Jawa Tengah, Rabu, 30 November. Mereka mogok massal karena protes rencana pemberlakuan aturan baru.

Awak angkudes itu memprotes pemberlakuan uji coba pelarangan angkutan mangkal di depan Pasar Kliwon Baru. 

Ketua Paguyuban Angkutan Temanggung Margono mengatakan pelarangan membuat pendapatan turun. Sebab, pangkalan di depan Pasar Kliwon Baru merupakan salah satu andalan awak angkutan dalam mendapatkan penumpang.

"Kami mogok dan berdemo sebagai spontanitas. Maaf jika menimbulkan kemacaten dan terlantarnya penumpang," katanya, dikutip Antara.

Ia mengatakan awak angkutan berkomitmen menjaga kelancaran jalan di tengah kota terutama di depan Pasar Kliwon. Angkutan setuju untuk tidak melintas depan Pasar Kliwon dan melalui jalan lingkar pasar. Namun mereka minta diizinkan mangkal di depan Pasar Kliwon Baru.

Angkutan juga akan mentaati untuk masuk ke Pasar Plasa Temanggung Permai. "Silahkan aturan ditegakkan, silahkan ditilang, namun tuntutan hanya satu yakni dibolehkan mangkal di depan Pasar Kliwon Baru," katanya.

Sekretaris Dishubkominfo Temanggung, Ibnu Wibowo, mengatakan, aturan ini telah melalui kajian mendalam. Kegiatan menaik-turunkan penumpang di depan Pasar Kliwon Baru dinilai jadi biang kemacetan.

"Munculnya protes dari awak angkutan ini, sementara uji coba dihentikan dan akan dievaluasi. Kami menunggu konsep penataan jalur yang ditawarkan paguyuban angkutan," katanya.

Usai beraudiensi dengan DPRD dan Dishubkominfo, awak angkutan kembali beropersai mengangkut penumpang.


(SAN)