KPU Kulon Progo Verifikasi Daftar Pemilih Pilkada

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 18 Oct 2016 11:05 WIB
pilkada serentak
KPU Kulon Progo Verifikasi Daftar Pemilih Pilkada
Ilustrasi pilkada. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko.

Metrotvnews.com, Kulon Progo: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, tengah melakukan pemutakhiran Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada 2017. Pemutakhiran tersebut dilakukan mulai dari tingkat desa hingga berakhir di KPU.

Ketua KPU Kulon Progo Isnaini mengungkapkan, pemutakhiran daftar pemilihan itu berada di tingkat desa dengan melibatkan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan tingkat Kecamatan (PPK).

"Masih ada sejumlah permasalahan di lapangan," ujar Isnaini, Selasa (18/10/2016).

Ia menjelaskan, sejumlah masalah itu di antaranya, KTP berbeda dengan tempat tinggal, pemilih sudah meninggal, serta pemilih berpindah tempat tinggal. Selain itu, ada pula pemilih yang belum melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP).

"Dasar pemutakhiran pemilih ini menggunakan e-KTP. Tapi ada juga mereka yang sebelumnya terdaftar sebagai pemilih tapi belum melakukan perekaman e-KTP. Kami akan mengeceknya di Dinas Kependudukan," ungkapnya.

Di Kulon Progo, Daftar Potensial Peserta Pemilih Pemilu (DP4) ada sebanyak 340.299. Data tersebut berasal dari Kementerian Dalam Negeri. Data itu dicocokkan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) saat pemilihan presiden 2014 lalu, yakni sebanyak 335.897. Di sisi lain, ada sekitar 15 ribu pemilih baru yang diperkirakan memakai hak pilihnya dalam pilkada.

"Prosesnya masih panjang dan lama. Jika sudah terverifikasi, akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap," katanya.

KPU Kulon Progo juga masih melakukan pengkajian kelengkapan berkas pencalonan dari dua pasangan calon yang bakal bertarung di Pilkada, yakni Hasto Wardoyo-Sutedjo dan HM Zuhadmono Azhari-BRAy Iriani Pramestuti. Sejumlah kelengkapan tersebut di antaranya fotokopi ijazah yang belum terlegalisasi dan kopian dokumen SPT.

"Kekurangan itu akan kami sampaikan 18 Oktober atau hari ini," ungkapnya.


(MEL)