Tsunami Selat Sunda dan Mural Brebes

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 08 Jan 2019 20:36 WIB
Tsunami di Selat Sunda
Tsunami Selat Sunda dan Mural Brebes
Lukisan mural aksi keprihatinan bencana tsunami yang melanda Selat Sunda di Brebes, Jateng. Medcom.id/Kuntoro Tayubi

Brebes: Aksi solidaritas untuk korban Tsunami Selat Sunda ditunjukkan seniman mural di Brebes, Jawa Tengah. Mereka menghadirkan karya mural di dinding kota. Artis mural Brebes tak sekali turun ke jalan.

"Mural pertama kali di awal tahun 2019 bertemakan keprihatinan atas bencana tsunami. Ini sebagai wujud karya dari sebuah solidaritas sosial atas musibah itu," kata Gus Bill, Ketua Milisi Brebes Bermural (MBB) kepada medcom.id, Selasa, 8 Januari 2019.

Menurut Gus Bill, goresan ilustrasi di dinding dalam bentuk mural ini cukup untuk menggambarkan bagaimana peristiwa yang diawali meletusnya anak gunung krakatau di perairan selat sunda. Ide-ide gambar yang dituangkan dalam bentuk seni mural ini diharapkan menjadi momentum untuk menggugah masyarakat.

Proses cipta karya mural panjang 14 meter dan tinggi empat meter tersebut ditorehkan di dinding bangunan tua sarang walet milik warga yang berlokasi di tepi lintasan jalur padat pantura, Tanjung, Brebes. Guss Bill dibantu pemuda Ampera dari Tanjung dan Losari dan memakan waktu pengerjaan dua hari satu malam. Karya ini bermodal cat semprot yang dibeli dengan uang sendiri.

“Kami berharap atas kejadian musibah tersebut masyarakat yang terkena dampak akan segera pulih dan bangkit menjalani kehidupan normal seperti semula. Dan empati warga lainnya juga semakin tergugah, melihat karya seni mural saya,” pungkas Gus Bill.


(SUR)