Dua Harimau di Kebun Binatang Semarang Sempat Lepas

Mustholih    •    Rabu, 05 Dec 2018 14:31 WIB
hewan dilindungi
Dua Harimau di Kebun Binatang Semarang Sempat Lepas
Harimau Benggala betina Kebun Binatang Mangkang, Semarang yang lepas dari kandang berhasil dievakuasi. Foto: BKSDA Jawa Tengah.

Semarang: Sebanyak dua ekor Harimau Benggala koleksi Kebun Binatang Mangkang, Semarang, terlepas dari kandang. Peristiwa itu membuat pengelola kebun binatang kalang kabut hingga meminta bantuan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Tengah.

Menurut Kepala BKSDA Jawa Tengah, Suharman, peristiwa itu terjadi pada pukul 08.38 WIB, Rabu, 5 Desember 2018. Ke dua harimau yang lepas dari kandang itu berjenis kelamin jantan dan betina. "Pengelola meminta bantuan untuk penanganan satwa dan penggunaan senapan bius," kata Suharman.

Saat dua harimau itu lepas, pihak pengelola Kebun Binatang Mangkang segera melakukan sterilisasi kebun binatang dari pengunjung. Saat sterilisasi berlangsung, BKSDA diberi tahu pawang bahwa Harimau Benggala jantan sudah kembali ke kandang. "Tidak berselang lama, tim mendapat kabar dari pawang bahwa harimau Benggala yang jantan telah masuk kandang. Sedangkan yang betina belum ditemukan keberadaannya," ujar Suharman menegaskan.

Pegawai BKSDA melakukan penelusuran dan menemukan harimau betina berada di dalam gorong-gorong jembatan yang masih berada di dalam komplek Kebun Binatang. Suharman menyatakan tim evakuasi segera melakukan penutupan lubang gorong-gorong dengan memanfaatkan bekas pintu besi. Pada saat percobaan pertama, harimau berhasil menerjang keluar, diduga karena ram besi terlalu kecil," ungkap Suharman.

Namun, tim evakuasi dari BKSDA Jateng berhasil menggiring harimau betina kembali ke gorong-gorong. Tim evakuasi memanfaatkan bekas pintu besi lain untuk menutup gorong-gorong. "Setelah berhasil menjebak harimau tim membius satwa dengan tulup. Tiga kali tembakan tapi yang kena dua," terang Suharman.

Tidak berapa lama kemudian, Harimau Benggala betina pun tertidur. "Setelah obat bius bekerja dan satwa tertidur selanjutnya ditandu dan dikembalikan ke kandang satwa," beber Suharman.



(ALB)