Jadi Tersangka, Hakim Lasito Akan Dinonaktifkan

Budi Arista Romadhoni    •    Jumat, 07 Dec 2018 13:41 WIB
Kasus suap hakim
Jadi Tersangka, Hakim Lasito Akan Dinonaktifkan
Juru bicara PN Semarang, Eko Budi Supriyanto, Medcom.id - Budi Arista

Semarang: Hakim Lasito ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap yang menyeret Bupati Jepara Ahmad Marzuqi. Lasito pun akan dinonaktifkan dari tugasnya sebagai hakim di Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah.

Juru bicara PN Semarang, Eko Budi Supriyanto, mengatakan masih menunggu surat keputusan penonaktifan Lasito dari Mahkamah Agung. Menurut Eko, proses kepegawaian terhadap Lasito sesuai undang undang aparatur sipil negara (ASN).

"Apabila sudah ditetapkan tersangka, maka proses selanjutnya akan ada pemberhentian sementara, sampai menunggu keputusan hukum tetap," kata Eko di kantornya di Semarang, Jumat, 7 Desember 2018. 

Setelah surat penonaktifan terbit, Ketua PN Semarang akan menentukan hakim untuk menggantikan Lasito. Sehingga sidang yang ditangani Lasito tetap berjalan.

"Beliau hanya menangani sidang perkara umum. Persidangan akan terus berjalan, dan ada penggantian hakim oleh ketua pengadilan," katanya.

Sementara itu Lasito masih beraktivitas di PN Semarang. Namun ia enggan mengomentari soal kasus yang menjeratnya.

KPK menetapkan Marzuqi dan Lasito sebagai tersangka kasus suap. KPK mengantongi bukti memperkuat dugaan tersebut yaitu hadiah atau janji kepada Hakim Tunggal Praperadilan di PN Semarang. 

Marzuqi diduga menggunakan dana bantuan politik PPP sebesar Rp79 juta. Dana itu dikaitkan dengan kontestasi Pilkada Jepara 2017. Saat itu, proses hukum Marzuqi di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah sebagai tersangka masih berjalan. 

Marzuqi lantas mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Semarang. Hakim Lasito mengabulkan permohonan Marzuqi. 

Kemudian untuk memuluskan praperadilan, KPK menduga, Marzuqi memberikan suap kepada hakim Lasito berjumlah Rp700 juta. 



(RRN)