Penegakan Perda Lingkungan di Solo Diperkuat Saberling

Pythag Kurniati    •    Kamis, 17 Jan 2019 16:03 WIB
sampahperda
Penegakan Perda Lingkungan di Solo Diperkuat Saberling
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Solo: Kota Solo memiliki Peraturan Daerah (Perda) 3/2010 tentang Pengelolaan Sampah. Implementasi dari Perda ini diperkuat dengan keberadaan Satuan Kebersihan Lingkungan (Saberling).

Saberling merupakan petugas yang disiagakan di masing-masing kelurahan untuk memastikan persoalan lingkungan, seperti sampah, saluran air dan lain sebagainya.

"Sehingga jika ada apa-apa terkait lingkungan, misalnya soal sampah, bisa cepat teratasi," kata Lurah Setabelan, Sudadi di Solo, Jawa Tengah, Kamis, 17 Januari 2019.

Sudadi menjelaskan, Saberling berbeda dengan petugas kebersihan yang berada di bawah Dinas Lingkungan Hidup. Saberling dibentuk untuk menyelesaikan persoalan lingkungan terkecil yang mungkin tidak terjangkau oleh petugas kebersihan.

Manurut Sudadi, Saberling dikoordinator oleh Lurah di masing-masing wilayah. Anggotanya yakni staf kelurahan, petugas sampah hingga tokoh masyarakat setempat.

Selain Saberling, implementasi perda kebersihan lingkungan juga didukung dengan keberadaan linmas. Mereka selalu bersiaga mengawasi pelanggaran terkait sampah.

Terpisah, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Pemkot Surakarta Arif Dharmawan mengatakan, merujuk Perda 3/2010, pelanggar larangan membuang sampah sembarangan dapat dikenai sanksi. Hukumannya kurungan maksimal tiga bulan dan atau denda sebesar maksimal Rp50 juta.

Kemudian di Pasal 36 Perda itu menyebut, siapapun dilarang membakar sampah maupun kotoran lain di pekarangan, jalan, jalur hijau, taman, di dalam dan sekitar TPS, TPA.

"Linmas ini memastikan agar tidak ada warga yang melakukan pelanggaran itu," kata Arif Dharmawan.


(DEN)