Puluhan Santri di Tegal Keracunan

Kuntoro Tayubi    •    Rabu, 07 Mar 2018 16:56 WIB
keracunan
Puluhan Santri di Tegal Keracunan
Puluhan santri masih menjalani perawatan akibat keracunan masal di Tegal, Jawa Tengah. (Medcom.id/Kuntoro Tayubi)

Tegal: Puluhan santri Pondok Pesantren Putra Kawit Annur, Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, keracunan usai memakan takjil Senin, 5 Maret 2018 petang lalu. Saat ini 38 santri harus menjalani perawatan medis. 

Adanya informasi keracunan tersebut baru diketahui keesokan harinya. Santri mengeluh mual hingga muntah. Pihak pesantren kemudian melapor ke Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes yang kemudian diberi infus. 

“Sejumlah santri mengaku merasakan mual, pusing hingga muntah sehari setelah meminum takjil buka puasa bersama minuman ringan dicampur air kelapa muda,” kata salah satu santri, Sodikin, di Ponpes Annur, Slawi, Tegal, Rabu, 7 Maret 2018.   

Saat ini, tim Dinas Kesehatan sedang mengawasi langsung proses pengobatan dan pemulihan korban keracunan. Dari 38 santri yang keracunan, tiga santri terpaksa dirujuk ke rumah sakit Dokter Susilo, Slawi.

“Kami menyurvei epidemologi menjadi tiga klasifikasi, yakni ringan, sedang, dan berat. Untuk yang mengalami keracunan berat dirujuk ke rumah sakit,” kata Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Tegal, Kiswandi.

Untuk yang klasifikasi keracunan sedang akan diobservasi besok. Jika tidak ada perubahan akan dirujuk ke rumah sakit. Sedangkan yang ringan akan menjalani rehidrasi untuk memulihkan kondisi tubuh.

Kasus keracunan masal ini masih dalam penyelidikan Polres Tegal. Sementara sampel minuman takjil telah disita untuk di uji laboratorium.



(ALB)