Pemkab Tegal Gelontorkan Rp7,74 Miliar untuk 387 RTLH

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 23 Nov 2017 19:02 WIB
rumah
Pemkab Tegal Gelontorkan Rp7,74 Miliar untuk 387 RTLH
Wakil Bupati Tegal Umi Azizah didampingi Kepala Disperkimtaru Kabupaten Tegal Jaenal Dasmin meletakan batu pertama pembangunan RTLH di wilayah Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Tegal: Sebanyak 387 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di 127 desa di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mendapatkan bantuan dari Pemkab setempat. Setiap rumah mendapat bantuan sebesar Rp20 juta. Jumlah bantuan ini mengalami peningkatan dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Wakil Bupati Tegal Umi Azizah mengungkapkan, bantuan itu berasal dari APBD II Kabupaten Tegal dengan nominal anggaran sebesar Rp7,74 miliar. Bantuan sudah digelontorkan ke masing-masing warga melalui rekening desa. Diharapkan, bantuan itu bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan.

"Khusus untuk wilayah Kecamatan Warureja, mendapatkan 35 unit RTLH yang tersebar di 12 desa," kata Umi Azizah, saat peletakan batu pertama program RTLH 2017 di kantor Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Kamis, 23 November 2017.

Dia mengungkapkan, sejak 2014 lalu, jumlah RTLH milik warga miskin yang sudah direhabilitasi mencapai 3.829 unit. Rehab itu menggunakan anggaran dari APBN, APBD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan APBD Kabupaten Tegal.

"Kita juga mendapat bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari beberapa perusahaan," ujarnya.

Umi meminta kepada semua pihak untuk ikut mengawasi proses rehabilitasi RTLH yang sudah ditentukan sekalipun pengelolaannya dilakukan oleh masing-masing pemerintah desa. Sistem monitoring dan pengawasan baik oleh camat bersama APIP dan pendamping desa serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Tata Ruang dan Pertanahan (Disperkimtaru) harus terbangun dengan baik. 

"Pengawasan harus dilakukn di tiap tahapan, mulai dari proses awal pengerjaan, saat mencapai 30%, 50%, hingga 100%. Saya tidak ingin, uang yang kita gelontorkan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan sosial dan derajat kesehatan masyarakat miskin ini hasilnya biasa-biasa saja, harus luar biasa," pintanya.

Umi juga menghendaki para penerima manfaat maupun warga desa lainnya untuk tidak segan-segan melaporkan jika ditemukan adanya indikasi pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan standar, seperti jumlah material yang digunakan, jenis dan kualitas bahan bangunan yang dipasang hingga proses pengerjaannya.

"Silahkan jangan segan-segan lapor ke kades, camat, saya atau pak bupati langsung melalui SMS Lapor Bupati," pesannya.

Kepala Dinas Perkimtaru Kabupaten Tegal Jaenal Dasmin melalui Kasi Perumahan Pemukiman Guntur Agus Susanto mengatakan, 387 RTLH yang mendapatkan bantuan itu tersebar di 17 kecamatan. Yakni Kecamatan Warureja ada 12 desa, Adiwerna 4 desa, Balapulang 8 desa, Bojong 11 desa, Bumijawa 17 desa, Dukuhturi 3 desa, Dukuhwaru 3 desa, Jatinegara 12 desa, dan Kedungbanteng 9 desa. Kemudian di Kecamatan Kramat 6 desa, Lebaksiu 8 desa, Margasari 5 desa, Pagerbarang 6 desa, Pangkah 6 desa, Slawi 2 desa, Suradadi 7 desa, dan Talang 1 desa.

"Saat ini sedang dikerjakan. Untuk pengawasan dilakukan oleh tim dari kecamatan," tukasnya.


(ALB)