Pengoperasian Bus Interkoneksi Yogya Molor dari Jadwal

Patricia Vicka    •    Senin, 07 Nov 2016 15:23 WIB
transportasi
Pengoperasian Bus Interkoneksi Yogya Molor dari Jadwal
Foto ilustrasi. (Antara)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pengoperasian bus interkoneksi penghubung dalam dan luar Kota Yogyakarta mundur dari jadwal. Bus baru bisa beroperasi pertengahan pekan kedua bulan ini dari awal target peluncuran awal November 2016. 

Kepala Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta Sigit Haryanta menjelaskan penundaan terjadi karena terkendala warna plat nomor. Bus yang merupakan hibah dari Kementerian Perhubungan harus diubah menjadi plat kuning untuk dioperasikan sebagai kendaraan umum. 

"Kendala sudah bisa diatasi. Tapi peluncurannya kemungkinan minggu depan. Awal ada lima bus Damri yang akan diujicobakan melintasi sepanjang Ringroad," ujar Sigit melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Senin (7/11/2016). 

Baca: Pemda DIY Segera Rilis Bus Interkoneksi Dalam dan Luar Kota

Pengelolaan bus, nantinya, akan diserahkan pada Damri. Pada tahap awal, ada lima bus berkapasitas masing-masing 50 orang yang akan dioperasikan dengan dua rute. 

Pihaknya menegaskan sudah mensosialisasikan peluncuran bus ini kepada Organda dan perusahaan kendaraan umum lainnya. 

Selain itu, pihaknya juga tengah membangun halte bus portable di sepanjang Ringroad. "Jumlah detailnya saya lupa. Ini hanya sementara saja. Nanti pakai halte Transjogja," katanya. 



Ketua Organda DIY Agus Andriyanto menyambut baik kehadiran bus ini. Ia berharap bus interkoneksi bisa meningkatkan jumlah penumpang bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). 

Bus interkoneksi akan memiliki dua trayek. Pertama, dimulai dari Bandara Adisutjipto ke arah utara melewati Condong Catur-Jombor. Kemudian, ke arah Barat melewati simpang empat Godean-Gamping dan kembali ke Bandara melalui Simpang empat jalan Wonosari-Janti. 

Rute kedua menempuh jalur sebaliknya. Bermula dari Bandara Adisutjipto ke arah timur melewati Janti-Simpang Jalan Wates-Simpang Godean-Jombor-Condongcatur-kembali ke Bandara Adisucipto. 

Keberadaan bus ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat luar kota ke dalam kota dan sebaliknya.


(SAN)