Korban Ojek Pangkalan Belum Bisa Beri Keterangan

Pythag Kurniati    •    Rabu, 12 Oct 2016 14:37 WIB
gojek
Korban Ojek Pangkalan Belum Bisa Beri Keterangan
Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Sopir Go-Jek, Kristian Wibowo, 31, menjadi korban penganiayaan ojek yang mangkal di kawasan Stasiun Purwosari dirawat di RS Kasih Ibu Solo, Jawa Tengah. Hingga saat ini, korban masih merasakan sakit di bagian kepala dan belum dapat memberikan keterangan.

Humas dan Pemasaran RS Kasih Ibu Solo, Leo Chandra mengungkapkan Kristian dirawat sejak pukul 02.00 WIB, Rabu 12, Oktober. "Dirawat di bangsal Narada 2B," ujarnya saat ditemui di RS. Kasih Ibu.

Baca: Puluhan Sopir Go-Jek Datangi Ojek Pangkalan Stasiun Purwosari

Leo mengatakan, Kristian mengalami luka lecet dan memar di beberapa bagian. "Tadi saya lihat ada perban di bagian dagu. Korban juga masih mengaku pusing," ujarnya.

"Kepolisian telah mengunjungi korban, namun belum bisa dimintai keterangan karena masih pusing," timpal Wakil Kasat Reskrim Polresta Solo AKP Sutoyo.

Kapolsek Laweyan Komisaris Agus Puryadi mengungkapkan dari keterangan sementara, korban mengalami penganiayaan di sekitar Stasiun Purwosari pada Selasa (11/10/2016) sekitar pukul 21.30 WIB.

"Saat menunggu penumpang yang memesan Go-Jek di barat Stasiun Purwosari tiba-tiba datang lima orang dan menganiaya korban menggunakan helm," lanjutnya. Polisi masih menyelidiki kasus ini.

Buntut penganiayaan, puluhan pengemudi Go-Jek mendatangi Stasiun Purwosari. Mereka mengaku akan memberi penjelasan bahwa pihaknya tidak merebut penumpang ojek pangkalan.  Hingga berita ini disusun, dua pihak sedang mediasi di Mapolresta Solo.


(SAN)