Jokowi: Indonesia tak Berdiam Diri dengan Persoalan Umat Muslim Dunia

Pythag Kurniati    •    Minggu, 17 Sep 2017 18:29 WIB
jokowi
Jokowi: Indonesia tak Berdiam Diri dengan Persoalan Umat Muslim Dunia
Presiden Jokowi di Gelora Manahan, Solo

Metrotvnews.com, Solo: Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah berdiam diri dengan persoalan umat muslim di berbagai negara di dunia. Pernyataan tersebut mengemuka saat presiden menghadiri Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-3 Majelis Tafsir Al-Quran (MTA) di Kota Solo, Jawa Tengah.

“Sebagai negara besar, dengan jumlah umat muslim terbesar, kita tidak pernah berdiam diri dengan persoalan umat muslim di dunia,” ungkap Jokowi di Gelora Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu, 17 September 2017.

Sikap tersebut dilakukan karena Indonesia saat ini memegang teguh amanah konstitusi. Indonesia wajib ikut serta menjaga ketertiban dunia. “Kita berkewajiban berkontribusi memberikan solusi untuk perdamaian dunia,” papar Presiden Jokowi.

Ia mencontohkan, saat 2016, pemerintah Indonesia membuka kedutaan besar kehormatan di Palestina. Pada tahun yang sama, Indonesia menggelar KTT Luar Biasa mengenai Palestina di Jakarta.

Sedangkan bagi Afghanistan, Indonesia membangun Islamic Centre tahun 2016. “Kita juga ajak ulama di Indonesia berkunjung ke Indonesia saling belajar, membangun Islam yang Rahmatan Lil Alamin,” beber dia.

Mengenai konflik Rakhine State, pemerintah Indonesia bersikap tegas bahwa kekerasan di sana harus dihentikan. Jokowi telah memerintahkan Menteri Luar Negeri bertemu sejumlah pihak terkait, mendesak kekerasan di Myanmar dihentikan.

Di sisi lain, pada bulan Januari-Februari lalu, pemerintah Republik Indonesia mengirimkan bantuan obat dan makanan ke Rakhine State sebanyak 10 kontainer. “Minggu ini akan kita kirim lagi untuk saudara kita yang ada di perbatasan Myanmar dan Bangladesh,” kata dia.



(ALB)