Tiga Warga Yogya yang Tertimbun Longsor Meninggal

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 29 Nov 2017 11:59 WIB
longsor
Tiga Warga Yogya yang Tertimbun Longsor Meninggal
Evakuasi jenazah korban longsor di Kampung Jlagran. (MTVN-Ahmad Mustaqim)

Yogyakarta: Tim gabungan berhasil menemukan tiga warga yang tertimbun longsor dekat Sungai Winongo, Kampung Jlagran, Kelurahan Prenggokusuman, Kecamatan Gedongtengen, Kota Yogyakarta. Setelah berhasil menemukan Ambar, 40; dan Aurora si balita tiga bulan pada Selasa, 28 November 2017, satu korban yang hilang yakni Subarjono ditemukan pada Rabu, 29 November 2017. 

Seperti dua korban sebelumnya, Subarjono juga ditemukan meninggal. Jenazah Subardjono kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY. 

Danramil 14/Gedongtengen Kapten Armed Ronang Sasiarto mengatakan saat ditemukan posisi Subardjono tertimpa reruntuhan bangunan rumah dan tanah. Apalagi evakuasi dilakukan secara manual. 

"Evakuasi sempat menemukan kendala material longsor. Peralatan seperti penyedot lumpur dan gergaji bisa membantu menemukan korban," ujarnya di Kampung Jlagran pada Rabu, 29 November 2017. 

Menurut dia, posisi korban sama dengan informasi keluarga, yakni di kamar. Kamar yang ditempati Subarjono rusak parah saat kejadian. 

Sementara, posisi korban berjarak 10 meter dari permukaan sungai. "Jenazah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan," kata dia. 

Longsor di Kampung Jlagran terjadi pada Selasa siang, 28 November 2017. Cuaca buruk dengan hujan intensitas tinggi mengguyur sebagian besar wilayah Yogyakarta. 

Di kampung tersebut, talut longsor dan sebuah pohon tumbang menimpang rumah keluarga Subardjono. Dalam pencarian, Ambar yang merupakan istri Subardjono dan Aurora ditemukan beberapa jam usai kejadian. 

Setelah menunda pencarian pada malam hari, jenazah Subardjono menyusul ditemukan keesokan harinya. Jenazah Subarjono dibawa ke RS Bhayangkara, semantara jenazah Ambar dan Aurora disemayankan di kediaman salah satu rumah warga. 



(ALB)