Libur Akhir Tahun di Jateng Diamankan 20 Ribu Personel Gabungan

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 21 Dec 2017 12:32 WIB
natal dan tahun baru
Libur Akhir Tahun di Jateng Diamankan 20 Ribu Personel Gabungan
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono saat cek kendaraan di alun-alun Tegal, Jawa Tengah. Foto: Medcom.id/Kuntoro Tayubi

Tegal: Kepolisian Daerah (Polda) apel gelar pasukan Operasi Lilin Candi guna pengamanan perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru  2017, Kamis, 21 Desember 2017. Kegiatan dipusatkan di Alun Alun Kota Tegal dan dibuka langsung Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

"Polda Jateng mengerahkan sedikitnya 11 ribu personel untuk mengamankan jalur mudik yang difokuskan di Pintu Tol Brebes," kata Ganjar.

Selain itu ada tambahan bantuan personel dari instansi lain dengan total petugas mencapai 20 ribu orang. Di antaranya TNI, Dishub serta organisasi masyarakat. Mereka akan ditempatkan di beberapa titik rawan macet, kecelakaan dan rawan bencana.
 
"Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan terus mengabarkan melalui media sosial jika ada titik bencana," katanya.

Tol Fungsional Brebes-Pemalang dipastikan tidak akan dibuka untuk arus mudik liburan Natal dan Tahun Baru 2018. Untuk mengantisipasi kemacetan, kendaraan akan dialihkan melalui pintu tol Palimanan.

“Masih konsentrasi di pintu keluar tol Brebes (Brexit). Karena tol fungsional yang tahun lalu (Brebes-Pemalang) digunakan untuk mudik lebaran, saat ini masih dalam pengerjaan. Dikejar agar lebaran tahun 2018 bisa digunakan,” kata Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono, usai menghadiri peringatan Hari Ibu di Pendopo Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu, 20 Desember 2017.

Polda Jateng akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat agar rekayasa lalu lintas ini bisa dilaksanakan. Namun, itu akan diberlakukan bila terjadi antrean kendaraan di pintu tol Brebes Timur sepanjang satu kilometer.

Libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 diyakini tidak sepadat lebaran. Meski demikian, diprediksi akan terjadi kepadatan kendaraan dengan kondisi daya tampung jalan pantura yang hanya 3 lajur.

Polda akan membuat pos keamanan yang di dalamnya terdapat beberapa petugas dari Jasa Marga, jalan tol dan dari Polda serta Korlantas.

“Seluruhnya ada 20 ribu lebih petugas akan mengamankan Brexit, yang terdiri dari gabungan beberapa instansi terkait,” kata Condro.

 


(SUR)