Brebes Peringkat Pertama Kasus Gizi Buruk di Jateng

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 16 Nov 2017 10:04 WIB
gizigizi kurang
Brebes Peringkat Pertama Kasus Gizi Buruk di Jateng
Ilsutrasi -- ANT/Novrian Arbi

Brebes: Kasus gizi buruk di Kabupaten Brebes menduduki posisi pertama di Jawa Tengah. Namun, gizi buruk yang dialami warga Brebes bukan karena kurang makan, melainkan infeksi penyakit.

"Sampai saat ini, ada 107 kasus gizi buruk dari laporan 38 puskesmas di Kabupaten Brebes. Jumlah tersebut menempatkan Brebes sebagai kabupaten di Jateng dengan kasus gizi buruk terbanyak," kata Kepala Seksi Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Nurul Aeny, Rabu 15 November 2017.

Berdasarkan grafik sisa kasus gizi buruk (menurut indeks berat badan/tinggi badan (BB/TB) per 30 September 2017, di Jateng tercatat ada 980 kasus. Jumlah terbanyak Kabupaten Brebes dengan 107 kasus, disusul Kabupaten Banyumas 70 kasus, dan Kabupaten Tegal dengan 61 kasus.

Nurul mengklaim, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka gizi buruk. Salah satunya dengan upaya pemulihan.

"Kami punya dua rumah sakit yang menjadi rujukan gizi buruk, yaitu Rumah Sakit Bhakti Asih dan RSUD Brebes," tambahnya.

Dinas Kesehatan, lanjut Nurul, juga mempunyai empat puskesmas dengan ruangan khusus untuk perawatan gizi buruk. Empat puskesmas yang dimaksud, yaitu Puskesmas Losari, Larangan, Brebes, dan Puskesmas Paguyangan.

"Kami juga mencoba menggerakkan masyarakat. Saat ini, ada enam desa yang memiliki komitmen untuk penanganan gizi buruk di tingkat desa. Perawatan ini didanai oleh desa dengan komitmen kepala desanya," katanya.

Menurut Nurul, Dinas Kesehatan Brebes pun menginisiasi pendanaan untuk perawatan gizi buruk di desa dengan peran serta masyarakat, yang melibatkan posyandu dan lainnya. Dana tersebut untuk sarana dan prasarana pemulihan gizi buruk.


(NIN)