Kronologi Meledaknya Bom Paku di Bantul

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 01 Nov 2016 17:49 WIB
bom meledak
Kronologi Meledaknya Bom Paku di Bantul
Lokasi kejadian kerbau yang diduga menginjak bom. Foto-foto: Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Bantul: Bom diduga rakitan meledak di Desa Sumber Karangnongko, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, Selasa 1 November 2016. Bom meledak setelah terinjak kerbau milik Bardi Barto Atmojo (sebelumnya tertulis Subardi), warga RT 3 Pedukuhan Sawahan, Desa Sumberagung, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul.

Bardi mengatakan peristiwa meledaknya bom tersebut terjadi di pematang sawah, menjelang siang. Saat itu, Bardi mengaku selesai menggembala dan akan memandikan kerbaunya.

Tanpa diduga, kerbaunya yang berada di barisan belakang menginjak bom. Bardi tak menduga ada ledakan itu, mengingat rute yang dilewati memang tak seperti biasanya.

"Kaget saya pas ada ledakan. Saya gemetaran pas bom meledak," ujar Bardi saat ditemui dikediamannya. 


Bardi Barto Atmojo, pemilik kerbau yang menginjak bom

Usai ledakan, Bardi lalu melihat ke belakang dan terdapat kepulan asap. Setelah asap hilang, Bardi mencoba mendekati kerbaunya yang paling belakang. "Waduh, banyak paku (yang menusuk kerbau)," ujarnya.

Paku menancap di perut, kaki, dan paha kerbau. Bardi menyebut paku yang menancap terdiri berbagai jenis, ukuran, dan masih baru. "Pakunya sudah dibawa polisi," ujar dia.

Ratinem, 47, tetangga Bardi, mengatakan ledakan yang terjadi saat itu cukup keras. "Keras suaranya, Mas. Lha aku di sini, ledakannya di sana, suaranya masih terdengar mengagetkan," kata dia.

Seekor kerbau menginjak bom yang diduga hasil rakitan di Bantul. Akibatnya, kerbau mengalami luka terkena paku dan sejumlah logam. Tim Gegana Polda DIY kemudian mengolah tempat kejadian perkara. Dugaan sementara, bom yang meledak merupakan hasil rakitan.


Polisi menyisir sungai


(UWA)