Penagih Utang Tewas dengan Luka Tusuk

Rhobi Shani    •    Senin, 21 Nov 2016 14:28 WIB
kasus pembunuhan
Penagih Utang Tewas dengan Luka Tusuk
Kamar jenazah di RSUD Kartini, Jepara, Jateng. (Metrotvnews.com/Rhobi Shani)

Metrotvnews.com, Jepara: Setelah dilakukan autopsi di kamar jenazah RSUD Kartini, misteri kematian Andik Yulianto, 26, warga Desa Bulungan Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, akhirnya diketahui. Korban dipastikan meninggal akibat tusukan benda tajam sedalam 13 sentimeter di perut.

Dokter Polisi AKBP Sumy Hastry menyampaikan, selain luka tusuk, di tubuh korban juga ditemukan luka lebam. Seperti di bagian tangan, kaki, dan badan.

"Penyebab kematiannya akibat luka tusukan," ujar Hastry usai autopsi di kamar jenazah RSUD Kartini, Senin (21/11/2016).

Andik ditemukan warga dengan luka penuh tusukan kemarin petang. Jasadnya tergeletak di tepi jalan Desa Bantrung, Kecamatan Batealit. Korban lainnya, Ridwan, 25, warga RT 16 RW 2 Desa Ngasem, Kecamatan Batealit, hingga kini masih kritis di IGD RSUD Kartini.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin menyampaikan, korban pertama kali ditemukan saksi Toni, warga Dongos, Kecamatan Kedung. Dia melintas di jalan Desa Bantrung sekitar pukul 16.00.

"Menggunakan sepeda motor roda tiga, kedua korban dibawa ke rumah sakit. Saat tiba, Andik sudah meninggal. Sedangkan satu rekanya masih kritis dan mendapat perawatan intensif di RUSD RA Kartini Jepara," kata Samsu.

Informasi yang dihimpun di sekitar lokasi penemuan korban, diduga peristiwa pembunuhan ini berkait dengan profesi korban sebagai penagih utang. Mengenai hal ini, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan.

Sebab hingga Minggu malam, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP serta meminta keterangan beberapa saksi. Polisi pun masih memburu pelaku.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Kronologi maupun motif belum diketahui," pungkas Samsu.


(SAN)