Warga Terdampak Bandara Ikut Pelatihan Kewirausahaan

Patricia Vicka    •    Senin, 14 Nov 2016 16:40 WIB
bandara
Warga Terdampak Bandara Ikut Pelatihan Kewirausahaan
Warga Temon mengikuti seminar kewirausahaan. (Metrotvnews.com/dok Angkasa Pura I)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Warga Kecamatan Temon, Kulon Progo, yang terdampak pembangunan bandara baru Yogyakarta mendapat pelatihan wirausaha. Pelatihan itu diinisiasi oleh PT Angkasa Pura I bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani.

Pelatihan bertajuk "Dua Hari Bisa Jadi Pengusaha" digelar di Balaidesa Palihan, Temon, berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa, 14-15 November 2016. 

Baca: Pembangunan Bandara Kulon Progo Banyak Tabrak Aturan

General Manager AP I Bandara Adisutjipto Agus Pandu Purnama menjelaskan pelatihan Kewirausahaan bertujuan memberdayakan warga terdampak bandara agar mampu membuka peluang usaha serta memperluas jaringan. Diharapkan, warga bisa mengelola dana ganti rugi secara produktif.

"Selain itu kami harap mereka dapat terus memperkuat daya saing baik dalam segi pengelolaan manajemennya, usahanya, produknya hingga pemasarannya, mengingat saat ini dan ke depannya persaingan usaha semakin ketat,” tutur Agus melalui keterangan pers di Yogyakarta, Senin (14/11/2016). 

Selama dua hari warga akan diberi beragam materi kewirausahaan. Seperti kiat dan strategi dalam melihat problematika, tantangan membangun dan mengembangkan usaha, evaluasi hasil usaha, dan peluang usaha dengan munculnya bandara baru. 

Baca: Studi Amdal Telat, Pembangunan Bandara Kulon Progo Cacat Hukum

Pelatihan kewirausahaan diikuti 41 peserta yang berasal dari lima desa di Kecamatan Temon. Yaitu Desa Glagah, Palihan, Sindutan, Jangkaran dan Kebonrejo. Mereka mayoritas warga yang telah menerima ganti rugi lahan.

Peserta yang datang rata-rata berusia 30-60 tahun dengan pekerjaan beragam dari mulai pengusaha, petani hingga penggarap lahan.


(SAN)