Gubernur Jateng: Bantuan Petani Miskin Kurang Tepat Sasaran

   •    Selasa, 04 Oct 2016 12:28 WIB
petani
Gubernur Jateng: Bantuan Petani Miskin Kurang Tepat Sasaran
Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi Dirut BRI, Asmawi sam Dirut PTPN X, Soebiyono meluncurkan kartu tani di PG Tjoekir Jombang, Jawa Timur, Selasa (30/8/2016). (Media Indonesia/Abdus Syukur)

Metrotvnews.com, Semarang: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kartu tani disinergikan dengan data kemiskinan. Perlunya, agar bantuan dari pemerintah tepat sasaran dan diterima oleh para petani yang kurang mampu.

"Selama ini bantuan pemerintah kurang tepat sasaran karena ketersedian data kemiskinan petani belum ada, sehingga perlu dilakukan pendataan secara terus menerus agar data yang ada di sistem pemerintah selalu update," katanya, dikutip Antara di Semarang, Selasa (4/10/2016).

Menurut Ganjar, pendataan petani akan lebih mudah jika melibatkan pemerintah desa. Sebab, mereka dianggap lebih paham kondisi masyarakat dan pertanian di desanya. Sistem desa diharap terintegrasi dengan sistem informasi pemerintah kabupaten kota maupun provinsi.

"Dengan demikian, petugas dari dinas terkait tinggal memverifikasi data yang ada pada sistem informasi tersebut," ujarnya.

Ganjar berharap koordinasi pihak terkait seperti pabrik pupuk, distributor, penyuluh, perbankan, pengambil kebijakan dari pemerintah dapat terus ditingkatkan agar para petani mendapatkan hak-haknya.

Pendataan kartu tani yang dilaksanakan di 21 kabupaten/kota sudah selesai, dengan jumlah petani sebanyak 1.539.000 orang dan 26.164 kelompok tani.

Namun, jumlah petani yang terunggah ke sistem baru 1.361.334 orang dan 22.289 kelompok tani. Sedangkan kartu tani yang sudah tercetak kurang lebih 1,2 juta lembar dan akan dibagikan kepada seluruh petani mulai Oktober 2016.


(SAN)