Jepara Rogoh Rp2,5 M untuk Bangun Patung Tiga Wanita

Rhobi Shani    •    Selasa, 26 Jul 2016 12:10 WIB
patung
Jepara Rogoh Rp2,5 M untuk Bangun Patung Tiga Wanita
Pembangunan patung tiga tokoh wanita Jepara di kawasan Bundaran Ngabul, Jepara, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Rhobi Shani)

Metrotvnews.com, Jepara: Pembangunan patung tiga tokoh wanita Jepara mulai dikerjakan Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Patung tiga tokoh wanita itu bakal menggantikan Tugu Adipura di Bundaran Ngabul, Kecamatan Tahunan. Tiga tokoh wanita tersebut yaitu Ratu Shima, Ratu Kalinyamat, dan RA Kartini.
 
Pembangunan patung itu menelan biaya Rp2,5 miliar. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jepara 2016. Proyek yang ditangani PT Maha Karya Utama Abadi tersebut ditarget rampung awal Desember 2016.
 
Kepala Bidang Cipa Karya pada Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan (Ciptaruk) Jepara Ary Bachtiar menyampaikan, pembangunan patung untuk menata ulang Bundaran Ngabul. Selama ini, tata ruang di kawasan terlalu memakan tempat, sehingga badan jalan sempit. 

Akibatnya, bundaran air mancur di kawasan itu kerap rusak ditabrak kendaraan besar. Lokasi bundaran air mancur dengan Taman Adipura yang berdekatan dinilai boros tempat.

“Tata ruang jalan akan diubah total. Kalau nanti patung tiga tokoh ini sudah jadi, jalan lebih luas,” ujar Bachtiar, Selasa (26/7/2016).

Dengan penataan ulang ini, nantinya hanya akan ada satu lingkaran di Bundaran Ngabul. 'Pulau-pulau' yang sebelumnya ada di jalanan, bakal dihilangkan.

Ditambahkan Bachtiar, tinggi patung tiga tokoh wanita itu mencapai 15 meter. Masing-masing tokoh menghadap ke arah berbeda. Patung Ratu Shima menghadap ke arah Kecamatan Keling. Ratu Kalinyamat menghadap ke arah Desa Mantingan Kecamatan Tahunan, serta patung Kartini menghadap ke arah Kecamatan Mayong.
 
“Masing-masing ada maknanya. Ya kurang lebih menghadap ke tempat-tempat penting yang ada kaitannya dengan ketiga tokoh tersebut,” kata Bachtiar.
 
Berkait dengan pembangunan patung tiga tokoh wanita itu, warga memberikan komentar beragam. Feri Kurniawan, warga Bangsri yang kebetulan melintas menyangsikan pembangunan patung tiga tokoh wanita tersebut. Terutama berkait dengan bentuk wajah.
 
“Referensi yang digunakan membuat patung itu apa. Selama ini yang beredar hanya foto Kartini. Sementara, gambaran wajah Ratu Kalinyamat dan Ratu Shima yang banyak beredar saat ini hanya lukisan,” kata Feri.
 
Berbeda dengan Feri, Siska Amelia menyambut baik pembangunan patung tiga tokoh wanita itu. Harapannya, patung tersebut akan menjadi ikon baru di Jepara. Juga bisa dijadikan tempat berswafoto.
 
“Kalau patungnya jadi kan bisa jadi tempat foto-foto. Kalau ada tamannya bisa jadi tempat santai-santai juga,” ucap Siska.


(SAN)