Ribuan Honorer di Brebes Demo Tolak CPNS

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 25 Sep 2018 10:24 WIB
tenaga honorer
Ribuan Honorer di Brebes Demo Tolak CPNS
Ribuan honorer K2 berunjuk rasa di depan kantor DPRD Brebes, Selasa, 25 September 2018. (Medcom.id /Kuntoro Tayubi)

Brebes: Ribuan tenaga honorer di Brebes, Jawa Tengah, menolak menolak penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018. Penerimaan CPNS 2018 yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan-RB) Nomor 36 Tahun 2018 dinilai merugikan tenaga honorer.

“Kami menolak penerimaan CPNS 2018 karena batasan usia. Kami sudah mengabdi bertahun tahun, dan melaksanakan semua administrasi yang ada," kata koordinator Honorer K2 saat berunjuk rasa, Selasa, 25 September 2018, di depan gedung DPRD Brebes. 

Ia menjelaskan batas usia maksimal 35 tahun sebagai persyaratan pendaftaran CPNS tahun 2018 dinilai merupakan satu hambatan. Apalagi tenaga honorer atau guru tidak tetap (GTT) di Brebes didominasi usia di atas 35 tahun.

Selama ini para guru honorer yang sudah mengabdi puluhan tahun hanya mendapat penghasilan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah sebesar Rp200 ribu per bulan. Honor tersebut diterima setiap tiga bulan sekali.

Meskipun mereka juga mendapat tambahan penghasilan dari dana Bantuan Operasional Sekolah, namun tetap nilainya sangat kecil. Total pendapatan mereka hanya berkisar Rp400 ribu hingga Rp700 ribu perbulan.

Terpisah, Sekretaris Dewan Pendidikan Brebes, Wijanarto, mengaku sistem penerimaan CPNS tahun ini, tidak sedikit honorer K2 di Brebes yang gigit jari. Ia berharap, pemerintah bisa merujuk pada Undang Undang ASN agar para honorer K2 tersebut bisa menjadi tenaga kontrak.

"Di mana hak penghasilan seperti gaji, tunjangan dan lainnya sama dengan ASN sesuai jenjang kariernya. Hanya saja tenaga kontrak ini tidak mendapatkan dana pensiun," katanya.



Dari 897 SD dan 150 SMP di Brebes, lebih dari 50 persen guru berstatus GTT atau honorer. Terutam di SD, rata rata jumlah guru ASN hanya sekitar 4 hingga 5 orang.

Pemkab Brebes membuka peluang unntuk eks tenaga honorer kategori 2 (K2) pada pada seleksi penerimaan CPNS tahun 2018. Kuota tersebut dijatah oleh pemerintah pusat dari 355 formasi yang tersedia.

“Kalau saat ini hanya pengumuman saja, bahwa ada penerimaan CPNS, adapun untuk pendaftaran nanti tanggal 26 September,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Emastoni Ezaam. 

Adapun rincian formasi tersebut untuk 102 khusus Eks Tenaga Honorer K2, 2 putra putri lulusan terbaik/Cumlaude, 179 tenaga guru, 63 tenaga kesehatan, dan 9 tenaga teknis.  

Ribuan demonstran yang terdiri dari Honorer K2 Guru Tidak Tetap (GTT) dan tenaga kesehatan akhirnya di terima Ketua DPRD Brebes, Illia Amin dan perwakilan SKPD terkait.



(ALB)