600 Ton Beras Raib dari Gudang Bulog Semarang

Mustholih    •    Senin, 21 Aug 2017 19:38 WIB
bulog
600 Ton Beras Raib dari Gudang Bulog Semarang
Foto ilustrasi. (Antara/Aditya Pradana Putra)

Metrotvnews.com, Semarang: Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menyelidiki hilangnya 600 ton beras di gudang Bulog Subdivre I Cabang Randugarut, Mangkang, Semarang. Diduga, hilangnya beras tersebut negara dirugikan Rp6 miliar.

"Sekarang sedang dilakukan penyelidikan oleh tim penyidik Kejati Jateng. Diprediksi kerugian Rp6 miliar," kata Asisten Intelijen Kejati Jateng, Jacob Hendrik Pattipeilohy, Semarang, Senin, 21 Agustus 2017.

Indikasi tindak pidana korupsi tersebut terjadi saat ratusan ton beras dipindahkan keluar gudang Bulog Randugarut. Hendrik menyatakan ada lima pegawai Bulog yang sudah diperiksa sebagai saksi.

"Keterangan saksi masih dikaji dan penyidik masih mencari titik terang siapa yang bertanggungjawab atas dugaan penyimpangan tersebut," ujar Hendrik seraya menuturkan bahwa praktik penggelapan beras itu sudah berlangsung setahun belakangan.

Kepala Bulog Divisi Regional Jawa Tengah, Djoni Nur Ashari, membenarkan ada ratusan beras Bulog Randugarut yang hilang dari gudang. Semula, beras itu digunakan untuk program Beras Sejahtera (Rastra) serta beras cadangan darurat.

"Tanggal 24 Juli kemarin kita resmi melapor ke Kejaksaan Tinggi terkait dugaan korupsi di Gudang Randugarut,” ujar Djoni saat ditemui wartawan secara terpisah.


(SAN)