UGM Bakal Buat 12 Radar untuk TNI AU

Patricia Vicka    •    Senin, 07 Aug 2017 17:30 WIB
tni au
UGM Bakal Buat 12 Radar untuk TNI AU
Rektor UGM Panut Mulyono dan Kepala Staff Angkatan Udara (KSAU) Hadi Tjahyanto usai penandatanganan kerja sama pembuatan radar -- dok.Humas UGM

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Universitas Gajah Mada (UGM) akan menerjunkan akademisi, peneliti, dan lulusannya untuk membantu pembuatan radar milik TNI AU. Rencananya, sebanyak 12 radar yang diperlukan TNI AU akan dibuat oleh peneliti dari UGM.

Kerjasama kedua belah pihak ini tertuang dalam kesepakatan bersama yang ditandatangani Rektor UGM Panut Mulyono dan Kepala Staff Angkatan Udara (KSAU) Hadi Tjahyanto di UGM.

Panut mengatakan, tujuan pembentukan radar adalah memperkuat pengamanan wilayah udara nasional. Alat militer yang dimiliki TNI AU di bidang radar, monitoring pesawat, dan intelligence harus diperkuat untuk mendukung tugas pengamanan udara wilayah NKRI.

"Kita harus memperkuat alutista kita dengan tidak mengandalkan teknologi dari luar," kata Panut di Yogyakarta, Senin 7 Agustus 2017.

Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Hadi Tjahyanto menambahkan, idealnya TNI AU memiliki 32 radar. Namun, saat ini TNI AU baru memiliki 20 radar.

"Masih kurang 12 lagi. Tiap hari saya selalu deg-degan," kata Hadi.

Hadi berharap, melalui kerja sama ini, pengembangan teknologi radar di dalam negeri makin maju. Ia juga berharap, mahasiswa dari TNI AU yang tengah menempuh pendidikan S2 dan S3 di UGM bisa dilibatkan.

"Kami memiliki 13 mahasiwa S2 dan S3 di sini (UGM)," katanya.

Hadi juga mengainformasikan adanya pemasangan radar pemantau baru di Pantai Congot, Kulon Progo, DIY. Radar ini baru dipasang seminggu yang lalu mengganti radar yang yang lama buatan 1962.


(NIN)