Kinerja Polisi Ungkap Teror Pembakaran Dipertanyakan

Budi Arista Romadhoni    •    Jumat, 22 Feb 2019 15:32 WIB
aksi teror
Kinerja Polisi Ungkap Teror Pembakaran Dipertanyakan
Pengamat Kriminologi dari Universitas Diponogoro (Undip) Nur Rochaeti di Undip Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 22 Februari 2019. Budi Arista Romadhoni.

Semarang: Pelaku pembakaran kendaraan di Jawa Tengah masih misterius. Sudah hampir dua bulan, kasus pembakaran kendaraan yang mencapai 30 kali, belum juga bisa diungkap oleh Kepolisian. Pengamat Kriminologi dari Universitas Diponogoro (Undip) Nur Rochaeti mempertanyakan kinerja penegak hukum yang masih belum bisa mengungkap kasus tersebut.

"Apa yang dilakukan aparat penegak hukum hingga sekarang belum ada ketarangan progres penyidikannya," kata Nur saat ditemui Medcom.id di Undip Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 22 Februari 2019. 

Nur menjelaskan, polisi harus lebih gesit untuk mengungkap aktor di balik kejadian tersebut. Menurut Nur, dua bulan merupakan sebuah kinerja buruk jika polisi tidak bisa mengungkap sebuah kasus.

"Sudah sampai 30 kasus, seolah-olah kasus ini terabaikan ya, sampai masyarakat juga sudah tidak berharap lagi," jelas Nur.

Dosen Fakultas Hukum Undip yang merangkap menjadi Dosen Akademi Kepolisian tersebut meyakini pelaku tidak sendirian. Nur juga meyakini perbuatan para pelaku tersebut tidak mencari keuntungan materi.

Nur berharap, para penegak hukum bisa bekerja secara cepat untuk mengungkap kasus ini. Sebab, penylidikan kasus ini sudah berjalan hampir  dua bulan.

"Tim yang menangani dari polisi ini kan luar biasa, seolah-olah kepolisian kita kecolongan, para pelaku bisa mengecoh aparat penegak hukum," bebernya. 



(DEN)