Harga Ikan di Pantai Selatan Yogyakarta Naik

Ahmad Mustaqim    •    Sabtu, 23 Jun 2018 15:36 WIB
cuaca ekstrem
Harga Ikan di Pantai Selatan Yogyakarta Naik
Nelayan melaut di Pantai Depok, Bantul, Kamis 21 September 2018, Ant - Andreas Fitri Atmoko

Yogyakarta: Nelayan di pantai selatan Yogyakarta tak berani melaut karena cuaca buruk yang menyebabkan tingginya gelombang laut selatan. Akibat tak melaut, harga berbagai komoditas ikan laut naik signifikan. 

Di Pasar Ikan Pantai Depok, Bantul, kenaikan harga ikan dari kisaran 50 persen hingga 100 persen. Seorang pedagang ikan di Pasar Ikan Pantai Depok, Sudar menuturkan kenaikan ikan terjadi sejak libur lebaran. 

Ikan cakalang dari semula seharga Rp17.500 menjadi Rp30 ribu per kilogram. Udang dari semula Rp50 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram. Cumi-cumi naik dari Rp50 ribu menjadi Rp90 ribu per kilogram. 

Bahkan, harga kepiting naik lebih 100 persen, dari Rp70 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram. Selain nelayan jarang melaut, kenaikan harga akibat permintaan di pasaran cukup tinggi. "Mungkin harga ini masih sampai pekan depan," ujarnya saat dihubungi, Sabtu, 23 Juni 2018. 

Sudar mengakui nelayan Pantai Depok cukup dilematis untuk melaut. Selain mengancam keselamatan, hasil tangkapan ikan dalam cuaca buruk juga tidak maksimal. Menurut dia, dagangan ikan yang dijual sebagian besar pasokan dari nelayan wilayah Jawa Tengah. 

Dari Pantai Baron, Gunungkidul, situasinya tak jauh berbeda. Para nelayan sudah tak melaut sekitar empat hari terakhir. Ketua Paguyuban Nelayan Pantai Baron, Sumardi mengatakan, dari 130 nelayan, kurang dari 10 persen saja yang berani melaut. 

Kenaikan harga ikan pun tak terelakkan. Ia menyatakan, harga ikan kakap yang biasanya belasan ribu menjadi Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram. "Apalagi permintaan banyak karena wisatawan masih banyak yang berlibur," ujarnya.


(RRN)