Lima Lapas Terapkan Sistem Satu Sel Satu Napi

Mustholih    •    Selasa, 15 Aug 2017 17:39 WIB
lembaga pemasyarakatan
Lima Lapas Terapkan Sistem Satu Sel Satu Napi
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Rizal)

Metrotvnews.com, Semarang: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia akan memperketat pengamanan narapidana kelas berat di lima Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Rencananya, satu sel hanya untuk satu narapidana yang terjerat kasus narkotika atau teroris.

"Mereka (napi kelas berat) bakal diawasi oleh Kemenkumham, dibantu aparat BNN, dan kepolisian," kata Dirjen Lapas Kemenkumham, Ma'mun, di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 15 Agustus 2017.

Kelima lapas yang bakal menerapkan pengamanan maksimal adalah Lapas Narkotika Kelas I A Batu Nusakambangan Cilacap, Lapas Teroris Pasir Putih Nusakambangan, Lapas Gunung Sindur Cibinong Bogor, Lapas Kelas III Kasongan Kabupaten Katingan Kalsel, dan Lapas Langkat Sumatera Utara.

Kebijakan tersebut diambil untuk menekan pengendalian narkotika dan terorisme dari dalam penjara. "Diberlakukan maximum security mulai tahun ini," ujar Ma'mun tanpa mengungkap detail waktu pemberlakuan kebijakan tersebut.

Untuk menekan keterlibatan petugas lapas, Ma'mun mengancam bakal mengambil tindakan tegas. Dia mengakui pengendalian narkotika dari dalam penjara kerap dibekingi petugas lapas.

"Jika ada petugas yang terlibat langsung kita copot. Selama ini kebanyakan kasus narkoba melibatkan petugas Lapas. Ini yang harus kita cegah," ujar Ma'mun.

Ma'mun mengklaim hingga saat ini sudah ada 232 petugas Lapas se-Indonesia yang diseret ke meja hijau gara-gara terlibat pengendalian narkotika dari dalam penjara. "Di antara mereka, sudah ada 23 petugas yang dipecat termasuk Kepala UPT Nusakambangan yang dicopot langsung oleh Menkumham Yassona Laoly," ungkap Ma'mun.


(SAN)