Polda Dorong Kasus Kekerasan terhadap Bocah JM Bergulir di Pengadilan

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 22 Nov 2016 12:36 WIB
penganiayaan anak
Polda Dorong Kasus Kekerasan terhadap Bocah JM Bergulir di Pengadilan
Sartini dan anaknya yang menjadi korban kekerasan sang majikan, MTVN - Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kepolisian DI Yogyakarta menerima hasil visum terkait kasus penganiayaan yang menimpa JM, bocah berusia 1,5 tahun. Polda pun optimistis mendorong kasus tersebut ke pengadilan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY, Komisaris Besar Frans Tjahyono, mengatakan visum dilakukan di RS Bhayangkara. Visum didapat dari observasi terhadap tumbu kembang JM.

"Penyidik bakal menjadikan hasil visum sebagai bahan penyelidikan," kata Frans di Yogyakarta.

Hingga berita ini dimuat, Selasa 22 November, Frans mengaku Polda masih berkomitmen mengungkap kasus tersebut. Polda juga berencana memanggil AC yang diduga menganiaya JM beserta ibunya, Sartini.

Sartini dan putranya, JM, melapor ke polisi pada 15 November. Sartini mengaku mendapat kekerasaan saat bekerja di rumah AC di Jalan Parangtritis, Bantul, DI Yogyakarta.

Sejak Februari hingga September, Sartini disekap. Sedangkan putranya dianiaya.

Lalu Sartini berhasil melarikan diri dari rumah tersebut. Sartini membawa serta putranya keluar dari rumah itu. Sartini kemudian melapor ke kepolisian.

Setelah melapor, Sartini dan putranya tinggal di rumah aman Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan (PPTPA) DIY Rekso Dyah. Keberadaan mereka dirahasiakan. Sartini juga dijauhkan dari alat komunikasi.

Hasilnya, Sartini mulai terbuka dan bersedia menceritakan kejadian tersebut. Sedangkan JM sudah kembali ceria. Ia bebas berlari di rumah aman tanpa takut mendapat penyiksaan lagi.

Baca: Balita Korban Penyiksaan Ceria Kembali

Rekso Dyah melibatkan psikolog, psikiater, dan tim medis untuk mendampingi Sartini serta JM. Tujuannya memulihkan kondisi fisik dan psikologi mereka setelah penganiayaan.

Baca: Balita Korban Penyiksaan Trauma Lihat Kulkas & Mesin Cuci

Untuk mempercepat proses pemulihan, Rekso Dyah bersama Polda DIY memfasilitasi Sartini bertemu dengan keluarganya. 

"Ibu, bapak dan anak Sartini sudah datang ke sini Sabtu lalu. Mereka melepas kangen sekaligus mengecek kondisi Sartini," kata Kepala PPTPA DIY Rekso Dyah, Tuti Purwani.


(RRN)