Tiap Hari Ada Gempa di Yogya

Patricia Vicka    •    Jumat, 18 Nov 2016 10:51 WIB
gempa
Tiap Hari Ada Gempa di Yogya
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan gempa 5,3 skala Richter di Gunungkidul tidak berpotensi tsunami. Gempa juga tidak mempengaruhi aktivitas vulkanik Gunung Merapi.

"Bukan karena Merapi. Gempa juga tidak menimbulkan tsunami. Masyarakat tak perlu khawatir," tutur Kepala BMKG Daerah Istimewa Yogyakarta Nyoman Sukanta kepada Metrotvnews.com di Yogyakarta, Jumat (18/11/2016). 

Baca: Pasca Gempa Malang, Suhu Lumpur Lapindo Jadi 46 Derajat Celcius

Ia menjelaskan, gempa terjadi akibat adanya pertemuan dua lempeng Euroasia dengan Indoaustralia di daerah suduksi. "Pada saat tertentu pergerakan itu bertemu dan mengalami kuncian. Lama kelamaan akan mengalami patahan sehingga bergetar," jelasnya. 

Gempa juga dirasakan hingga ke Trenggalek dan Blitar. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan akibat gempa.

Berdasarkan catatan BMKG, dalam sehari Yogyakarta kerap dilanda beberapa gempa kecil yang tidak dirasakan warga. "Kalau gempa kecil sering. Tapi kalau gempa besar yang terasa dalam sebulan rata-rata ada tiga kali," tutupnya. 

Baca: Gempa Kembali Guncang Selatan Jawa

Pagi tadi, sekitar pukul 09.19.29 WIB, gempa 5,3 SR berpusat di koordinat 8,87 LS, 110,57 BT atau 93 kilometer barat daya Gunungkidul. Ini merupakan gempa kesekian kali terjadi di wilayah selatan Pulau Jawa setelah Pacitan dan Malang.


(SAN)