Partai Baru Siap Mendaftar ke KPU Jepara

Rhobi Shani    •    Selasa, 03 Oct 2017 15:25 WIB
partai politik
Partai Baru Siap Mendaftar ke KPU Jepara
ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jepara: Partai-partai baru di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, bersiap mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara. Partai-partai itu Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Idaman, Partai Perkarya, Partai Indonesia Kerja (PIKA) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
 
Ketua DPD Partai Berkarya Jepara Agus Tri Wahono menyampaikan, pihaknya sudah siap ntuk mendaftar. Saat ini, kepengurusan Partai Berkarya di Kabupaten Jepara sudah tersebar di 16 kecamatan.
 
“Tinggal disusun sesuai aturan. Anggota kami pun sudah memenuhi persyaratan,” ujar Agus, Selasa 3 Oktober 2017.
 
Senada disampaikan pengurus Partai Perindo Jepara Solihin. Dia bilang, berkas pendaftaran sudah siap diserahkan ke KPU Jepara. Pihaknya merencanakan akan melakukan pendaftaran pada 9 Oktober 2017.
 
“Untuk melakukan pendaftaran, sebelumnya kami sudah diberi pelatihan dari DPP,” kata Solihin.
 
Hanya, Solihin mempertanyakan apakah saat verifikasi faktual KPU Jepara mengenakan identitas khusus atau tidak. Pihaknya khawatir, jika tak mengenakan identitas khusus, anggota Partai Perindo yang berada di kampung-kampung tak mengetahui adanya proses verifikasi faktual.
 
“Takutnya akan menimbulkan pertanyaan bagi anggota Perindo di kampung-kampung,” ungkap Solihin.
 
Tak hanya partai baru, partai baru pun juga bersiap melakukan pendaftaran ke KPU Jepara. Itu seperti yang diungkapkan Sekretaris DPD Partai NasDem Jepara Nur Hidayat.  Dia mengaku siap akan tahapan-tahapan pendaftaran. Termasuk ketika Judicial Review terhadap verifikasi faktual dimenangkan.
 
“Apapun hasilnya, kami telah mempersiapkan semua persyaratan dan mengikuti peraturan,” tegas Nur Hidayat.
 
Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Jepara M Haidar Fitri menyatakan, pihaknya berpegang pada PKPU 7/2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019. Itu berarti dalam verifikasi partai politik baru dan lawas ada perbedaan yakni pada saat pemeriksaan faktual. 
 
“Verifikasi administrasi partai baru maupun lama sama. Partai lama tetap mendaftar, kita teliti dokumen yang diserahkan lengkap atau tidak. Sah atau tidak. Namun partai lama tidak ada verifikasi faktual, sedangkan untuk partai yang bukan peserta pemilu 2014 memang harus diverifikasi faktual,” terang Haidar. 


(ALB)