Tiga Kecamatan di Tegal Langganan Banjir

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 12 Oct 2017 19:11 WIB
bencana banjir
Tiga Kecamatan di Tegal Langganan Banjir
Banjir menggenangi pemukiman di Desa Munjungagung, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com /Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Tegal: Tiga kecamatan di wilayah pantura Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terancam banjir. Ketiga kecamatan itu yakni, Kramat, Suradadi dan Warureja. Ancaman itu dipicu karena belum tuntasnya proses normalisasi di sepanjang daerah aliran Sungai Cacaban yang melintang di tiga kecamatan tersebut.

"Tiga kecamatan itu memang sering banjir setiap musim hujan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, Tedjo Kisworo, Kamis, 12 Oktober 2017, di kantornya.

Selain karena curah hujan yang tinggi, selama ini penyebab banjir yang terjadi di sejumlah desa di wilayah tersebut juga karena meluapnya Sungai Cacaban. Ditambah lagi kondisi sungai itu juga mendangkal di beberapa titik.

"Upaya normalisasi Sungai Cacaban sudah dilakukan, tapi masih sepotong-sepotong sehingga belum sepenuhnya selesai," ujar Tedjo.

Menurut Tedjo, langkah normalisasi Sungai Cacaban menjadi kewenangan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jateng. Sehingga pihaknya hanya bisa menunggu pelaksanaannya.  

"Pelaksanaan normalisasi juga tergantung ketersediaan anggaran juga. Jadi kami hanya bisa mengajukan," pungkasnya. 

Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Bakhrun, membenarkan jika ketiga kecamatan itu rawan diterjang banjir. Sebab, Sungai Cacaban yang melintang di tiga kecamatan tersebut belum dinormalisasi secara maksimal. Dia berharap, normalisasi segera dilanjutkan sampai ke hulu. Sehingga air sungai dapat mengalir lancar.

"Normalisasi yang sudah dilakukan baru sekitar 2 kilometer. Padahal, Sungai Cacaban panjangnya lebih dari 20 kilometer," tukasnya. 



(ALB)