Dihempas Ombak Kapal Tongkang Terdampar

Rhobi Shani    •    Jumat, 01 Dec 2017 13:44 WIB
kapal
Dihempas Ombak Kapal Tongkang Terdampar
Kapal tongkang yang terdampar jadi tontonan warga. Medcom-Rhobi.

Jepara: Kapal tongkang Angeline 219-06 terdampar di pantai Pungkruk, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Sebelum terdampar, kapal dihempaskan ombak setinggi 4 meter.
 
Nakhoda kapal Iryanto menyampaikan, kapal bertolak dari Cirebon pada Rabu, 29 November 2017. Kapal hendak menuju Samarinda untuk mengangkut batu bara. Tiba di perairan pantai Beringin, Jepara, Kamis 30 November 2017, kapal mengalami masalah.
 
“Kami berlindung untuk melepas tali. Saat sampai di pantai Beringin tali kapal terlilit baling-baling. Setelah tali bisa dilepas, kemudian ada masalah pada kemudi,” ujar Iryanto, Jumat 1 Desember 2017.


 
Mengalami kerusakan pada kemudi, Iryanto membawa kapalnya menuju perairan Pulau Panjang untuk berlindung. Dalam pelayaran menuju Pulau Panjang, nahkoda dihadapkan pada kondisi cuaca buruk. Ketinggian ombak mencapai 4 meter dengan kecepatan angin mencapai 30 knot disertai hujan lebat.
 
“Ombak besar mulai datang sekitar pukul 23.00 (Kamis, 29 November 2017). Kami mencoba bertahan menghidpkan di tengah kondisi seperti itu,” kata Iryanto.
 
Usaha melawan gelombang gagal. Kapal tiba-tiba kandas dan kedua mesin kapal mati hingga terdampar di pantai Pungkruk. Melihat kondisi cuaca yang tidak kunjung membaik, nahkoda kapal meminta bantuan pertolongan.     
 
“Setelah terdampar semua kru kapal menyelamatkan diri. Total ada 9 ABK (anak buah kapal) dan semuanya selamat,” ungkap Iryanto.
 
Selain kapal tongkang terdampar, akibat cuaca buruk pelayaran Jepara – Karimunjawa dihentikan sementara oleh UPP Syahbandar Jepara. KMP Siginjai dan KMC Express Bahari hari ini urung menyebrangkan ratusan wisatawan. Kondisi gelombang di perairan laut Jepara dan Karimunjawa mencapai 4,5 meter dengan kecepatan angin hingga 35 knot. Kondisi cuaca buruk sudah berlangsung sejak Senin 27 November 2017. 

(ALB)