Sekolah di Jepara Punya Tim Pencegahan Kekerasan

Rhobi Shani    •    Kamis, 09 Nov 2017 13:48 WIB
aksi kekerasan
Sekolah di Jepara Punya Tim Pencegahan Kekerasan
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Jepara: Sejumlah sekolah di Kabupaten Jepara memiliki tim pencegahan tindak kekerasan. Masing-masing sekolah memiliki nama berbeda-beda untuk menyebut tim ini.

Di SMA Negeri 1 Jepara, tim pencegahan tindak kekerasan diberi nama Tim Program Sekolah Aman. Tim ini beranggotakan enam orang yang terdiri dari guru dan pegawai tata usaha.

"Anggota tim ini tidak mendapat honor. Tim hanya mendapatkan fasilitasi makanan ringan untuk rapat," kata Kepala SMA Negeri 1 Jepara Udik Agus di kantornya, Jakan C.S. Tubun, Jepara, Jawa Tengah, Kamis 9 November 2017.

Udik menjelaskan, sekolah tidak mengalokasikan anggaran khusus untuk mencegah tindak kekerasan di sekolah. Besarnya biaya yang disiapkan untuk keamanan tidak berkaitan dengan terciptanya rasa aman dan nyaman.

Menurut Udik, banyak faktor yang mempengaruhi untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi siswa di sekolah.

(Baca: JPPI: 80% Siswa Masih Mengalami Kekerasan di Sekolah)

Sementara, di SMK Negeri 2 Jepara tim pencegahan tindak kekerasan diberi nama Satuan Tugas Pelaksanaan Pembinaan Kesiswaan (STP2K). Tim ini beranggotakan 15 orang yang terdiri atas unsur guru dan tenaga pendidikan.

"Semuanya tidak digaji. Gaji yang diterima ya gaji sebagai guru atau tenaga TU. Tidak mendapat gaji tambahan sebagai anggota tim STP2K," kata Kepala SMK Negeri 2 Jepara Subandi.

Subandi menegaskan, anggota tim tetap bekerja maksimal meskikup tidak mendapat honor. Hal ini dilakukan demi menciptakan rasa aman bagi siswa di lingkungan sekolah.

 


(NIN)