Presiden Minta Generasi Muda Lestarikan Batik

Pythag Kurniati    •    Minggu, 10 Dec 2017 04:54 WIB
batik
Presiden Minta Generasi Muda Lestarikan Batik
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima buku 50 Tahun Perjalanan Batik Danar Hadi dari pemilik usaha batik Danar Hadi, Santosa Doellah (kanan). ANT/Maulana Surya.

Solo: Presiden Joko Widodo meminta seluruh masyarakat mencintai batik. Jokowi juga meminta generasi muda mengembangkan batik yang menjadi salah satu kekayaan budaya Indonesia.

"Semoga dengan momentum ulang tahun ini menginspirasi generasi muda untuk mengembangkan batik," kata Jokowi saat menghadiri Ulang Tahun ke-50 Batik Danar Hadi di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Sabtu malam, 9 Desember 2017.

Presiden menegaskan, batik merupakan ikon Indonesia. Apalagi, UNESCO telah menetapkan batik sebagai warisan budaya non-bendawi. Jokowi mengaku bangga dengan pengakuan UNESCO itu.

Pemerintah pun menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Presiden juga menyinggung peran Danar Hadi sebagai salah satu pelestari batik di Indonesia. Jokowi menyebut Danar Hadi yang berdiri sejak 1967 itu sebagai bagian dari sejarah batik.

Danar Hadi menjadi sebuah perusahaan yang mengelola produksi batik dari hulu hingga hilir. Diawali 20 pembatik, Danar Hadi saat ini telah mempekerjakan 1.000 orang pembatik.

"Danar Hadi yang sekarang berusia 50 tahun sudah menjadi ikon batik Indonesia, ikon usaha Indonesia, ikon ekonomi kreatif dan ikon pelestarian budaya batik," beber Jokowi.

Pendirinya, Santosa Doellah dan istrinya Danarsih Hadiprijono pun mendirikan sebuah museum batik di Kota Solo. "Itu suatu terobosan. Sehingga selain memproduksi batik juga menyediakan pengalaman budaya batik," jelas Jokowi.

Presiden Jokowi, secara simbolis juga menerima buku 50 Tahun Perjalanan Batik Danar Hadi. "Saya tidak sabar membacanya. Sebab membaca sejarah Danar Hadi berarti turut membaca sejarah batik Indoneisa. Semoga buku ini jadi sumber inspirasi bagi generasi muda," tambah Jokowi.

Pantauan Medcom.id, Presiden Jokowi tiba bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Presiden mengenakan batik lengan panjang berwarna coklat. Sedangkan Iriana tampil anggun dengan rambut disanggul dan berkebaya kuning.

Tak ketinggalan, putra pertama presiden Gibran Rakabuming Raka turut hadir bersama istrinya Selvi Ananda, serta putranya Jan Ethes Sri Narendra. Sejumlah tokoh penting lainnya turut hadir dalam acara Ulang Tahun ke-50 Batik Danar Hadi, antara lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, dan penyanyi keroncong Waldjinah.


(DRI)