Imbas Longsor Garut, KA di Solo Alami Keterlambatan Tiga Jam

Pythag Kurniati    •    Kamis, 23 Nov 2017 21:29 WIB
kereta api
Imbas Longsor Garut, KA di Solo Alami Keterlambatan Tiga Jam
Pekerja menggunakan alat berat untuk membersihkan material tanah longsor yang menimbun jalur kereta api di KM 231+01 Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (23/11).

Solo: Longsor di Garut, Jawa Barat yang terjadi pada Rabu malam, 22 November 2017 berdampak pada jadwal kereta api. PT KAI pun mengalihkan jalur kereta lantaran adanya material yang menutupi ruas jalan kereta.

Di Stasiun Solo Balapan, Kota Solo, Jawa Tengah sejumlah kereta api mengalami keterlambatan. Kepala Stasiun Solo Balapan, Nuruddin mengungkapkan, kereta yang biasanya melintas di jalur selatan dialihkan ke jalur utara.

“Beberapa kereta api yang dari sana mengalami keterlambatan. Rata-rata hingga 200 menit (lebih dari tiga jam),” kata Nuruddin, Kamis 23 November 2017.

Menurut Nuruddin, keterlambatan jadwal kereta terjadi sejak Rabu malam setelah kejadian longsor di Garut, Jawa Barat. Adapun kereta-kereta yang sempat mengalami keterlambatan antara lain Turangga, Lodaya serta Malabar.

Namun pihaknya memastikan jadwal kembali pulih seperti semula pada hari Kamis ini. “Diperkirakan tuntas (kembali seperti semula) 20 jam setelah adanya kejadian,” jelasnya.

Seperti diketahui, longsor di Garut terjadi di delapan titik. Material longsoran sempat menutupi rel kereta api. PT. KAI Daop 3 Cirebon mengalihkan jalur perjalanan tujuh kereta api melalui jalur utara. Tujuh kereta tersebut yakni Lodaya, Turangga, Kahuripan, Mutiara Selatan, Malabar, Serayu, dan Kutojaya Selatan. 


(DEN)