Libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018

Kendaraan dan Lahan Parkir di Solo tak Seimbang

Pythag Kurniati    •    Selasa, 26 Dec 2017 14:31 WIB
natal dan tahun baru
Kendaraan dan Lahan Parkir di Solo tak Seimbang
Petugas menggembok ban mobil yang diparkir di tempat larangan parkir. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Solo: Selama musim libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 hingg Selasa, 26 Desember 2017, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta masih menemukan 18 pelanggaran parkir. Pelanggaran parkir didominasi oleh penggunaan lahan di luar lahan parkir.

Hal ini menunjukkan kantong parkir yang tersedia dan kendaraan masih belum seimbang.

"Melihat karakter pelanggaran, antara supply and demand (parkir) memang tidak seimbang," beber Kabid Perparkiran Dishub Kota Surakarta M. Usman, Selasa, 26 Desember 2017.

Dia mengakui peningkatan jumlah kendaraan dan pelancong yang berada di Kota Solo belum dibarengi ketersediaan lahan parkir. Mengacu data Dinas Perhubungan, jumlah kendaraan yang melintas di Kota Solo naik dua kali lipat saat libur panjang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Pada hari normal, sekitar 4 ribu kendaraan melalui Kota Solo setiap satu jam. Sedangkan pada saat libur panjang, jumlah kendaraan melintas mencapai 8 ribu unit per jam. Usman menyebut ada beberapa lokasi rawan pelanggaran parkir. Utamanya di kawasan Central Bussines District (CBD).

"Misalnya Pasar Gede, kawasan Pusat Grosir Solo (PGS)," imbuhnya.

Guna menertibkan parkir, Dishub menerjunkan dua shift petugas setiap harinya untuk melakukan operasi penggembokan. Kendaraan yang masih membandel terancam digembok ban.

Selain penggunaan lokasi di luar lokasi parkir, pelanggaran yang mungkin terjadi adalah penarikan retribusi parkir tidak sesuai ketentuan dan juru parkir liar. Usman mengimbau, para wisatawan melaporkan pada Dishub jika menemukan pelanggaran-pelanggaran parkir.

"Bisa lapor ke Dinas Perhubungan dengan nomor 0271-717470," katanya. Di samping itu, ia meminta para wisatawan dan pengguna lahan parkir menaati aturan.

 


(SUR)