Lima Proyek Pembangunan di Gunungkidul Terhambat

Ahmad Mustaqim    •    Kamis, 26 Oct 2017 18:48 WIB
infrastruktur
Lima Proyek Pembangunan di Gunungkidul Terhambat
Ilustrasi: MTVN/Rakhmat Riyandi

Metrotvnews.com, Gunungkidul: Lima dari 122 proyek pembangunan pembangunan di Kabupeten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, masih terhambat. Lima proyek bernilai lebih dari Rp12 miliar.

Kepala Sub Bagian Unit Lelang Pengaduan Bagian Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul, Agus Subaryanto. mengatakan, nilai 122 paket proyek pembangunan di Gunungkidul mencapai Rp223,58 miliar. Sebagian besar sudah terlaksana.

Menurut dia, beberapa proyek yang belum dikerjakan masih dalam proses lelang. "Masih menunggu pengumuman hasil lelang," ujar Agus di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis, 26 Oktober 2017.

Adapun sejumlah paket pembangunan yang belum berjalan diantaranya pembangunan gedung BPR senilai Rp12,07 miliar, penerangan jalan umum tenaga surya (Rp517,98 juta), paket bantuan sosial pembangunan rumah tak layak huni (Rp4 miliar).

Ia menjelaskan proses lelang sejumlah proyek tersebut masih berjalan. Namun, proyek penerangan jalan umum sempat mengalami gagal lelang dalam beberapa kali. "Dugaannya karena ada kesalahan hitung angka (keuntungan) dari rekanan," ucapnya.

Agus sempat merasa khawatir jika proyek-proyek itu tak bisa rampung. Mengingat saat ini mendekati akhir tahun. Namun, ia masih merasa optimis jika proyek yang belum tuntas itu bisa dikejar penyelesaiannya.

Anggota Komisi C DPRD Gunungkidul, Eko Rustanto mengungkapkan harapannya agar proyek pembangunan bisa berjalan tepat waktu. Menurutnya, paket bantuan sosial pembangunan rumah tak layak huni harus melakukan pencatatan tiap penerima.

"Jika itu selesai tingga belanja dan pengerjaannya," kata dia.

Soal gagal lelang proyek penerangan jalan umum, menurut Eko, ada anggaran APBD murni yang bisa dipakai. Sedangkan, pada APBD Perubahan terdapat penambahan 50 titik. "Pemasangan lampu sebenarnya tinggal tanam saja," ungkapnya.


(SUR)