11 Kecamatan di Klaten Berpotensi Banjir

Djoko Sardjono    •    Rabu, 09 Jan 2019 17:19 WIB
bencana longsorbencana banjir
11 Kecamatan di Klaten Berpotensi Banjir
ilustrasi Medcom.id

Klaten: Sebanyak 11 kecamatan di Klaten, Jawa Tengah terancam banjir. Hal itu lantaran Klaten dilalui 80 sungai yang meliputi berbagai klasifikasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten Bambang Giyanto mengatakan ancaman banjir di 11 kecamatan yakni, Kecamatan Gantiwarno, Prambanan, Juwiring, Pedan, Bayat, Cawas, Ceper, Trucuk, Wedi, Karangdowo, dan Wonosari perlu diwaspadai. Apalagi kondisi sungai yang berpotensi menyebabkan banjir, kini dalam kondisi yang dipenuhi sampah.

"Musim hujan ini ancaman banjir perlu diwaspadai, terutama banjir Sungai Dengkeng dan anak-anak Sungai Dengkeng. Hal itu penting sebagai upaya pengurangan risiko bencana," ujar Bambang, Rabu 9 Januari 2019. 

Guna mengantisipasi banjir, BPBD Klaten juga telah memasang tiga kamera pengawas (CCTV), yaitu di Sungai Merah, Kragilan, Gantiwarno, serta di Jembatan Jalen, Paseban, Bayat, dan di Bendung Talang, Bayat.

Sementara itu, kondisi Sungai Dengkeng dan anak-anak Sungai Dengkeng, memprihatinkan lantaran dipenuhi sampah dan eceng gondok. Hal tersebut teramati pada Sungai Birin di Gantiwarno dan Sungai Kaligawe di Karangdowo.

Melihat kondisi alur sungai yang tersumbat sampah dan eceng gondok, Camat Gantiwarno Lilis Yuliati bersiap mengerahkan elemen masyarakat, termasuk TNI dan Polri, untuk membersihkan sungai tersebut.

"Untuk antisipasi banjir, Jumat esok akan diadakan kegiatan gotong royong membersihkan eceng gondok dan sampah yang memenuhi alur sungai tersebut," kata Lilis Yuliati.



(ALB)