Warga Siap Bantu Polisi Buru Penulis 'Bunuh Sultan'

Ahmad Mustaqim    •    Jumat, 04 May 2018 17:40 WIB
may daykerusuhan
Warga Siap Bantu Polisi Buru Penulis 'Bunuh Sultan'
Tulisan bernuansa provokatif di Yogyakarta sesaat sebelum dihapus, Medcom.id - Ahmad Mustaqim

Sleman: Elemen masyarakat Yogyakarta akan membantu polisi mengusut pelaku yang membuat tulisan 'Bunuh Sultan'. Tulisan itu muncul di tembok dalam aksi memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day di Yogyakarta pada Selasa 1 Mei 2018.

Aliansi Masyarakat Anti Anarkisme (AMAN), demikian nama dari elemen tersebut. Juru bicara AMAN, Agung Budyawan, mengatakan bersedia mencari alat bukti tambahan yang dibutuhkan polisi. Sebab, tulisan 'Bunuh Sultan' di tembok sudah dihapus.

"Bukti spanduk akan kami serahkan segera. Nanti kami siapkan," kata Agung saat mendatangi Polda DIY, Jumat, 4 Mei 2018.

Baca: Polda DIY Usut Tulisan Bunuh Sultan

Baginya, tulisan itu tidak pantas. Ia menilai tulisan itu melukai masyarakat Yogyakarta.

"Tulisan itu di luar adat dan nalar," ujarnya. 

AMAN juga mendorong Polda mengusut dalang yang merusak demokrasi saat sekelompok orang melempar bom molotov ke pos polisi. Ia menilai aksi itu sistematis.

Baca: Tersangka Demonstrasi May Day di Yogyakarta Jadi 12 Orang

Kemarin, Polda DIY menetapkan 12 tersangka kasus pengrusakan pos polisi tersebut. Delapan tersangka ditahan.

"Sedangkan pelaku penulisan provokatif (tulisan 'Bunuh Sultan'), kami masih mengidentifikasi," ungkap Kepala Bidang Humas Polda DIY AKBP Yulianto.


(RRN)