Banjir dan Angin Ribut Landa Rembang, Blora, serta Demak

Akhmad Safuan    •    Kamis, 17 Nov 2016 10:15 WIB
banjir
Banjir dan Angin Ribut Landa Rembang, Blora, serta Demak
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Rembang: Ratusan rumah di Kabupaten Rembang dan Blora, Jawa Tengah, dilanda banjir. Sementara puluhan pohon di Kabupaten Demak roboh diterjang angin ribut.

Pantauan Media Indonesia, Kamis 17 November, hingga saat ini ratusan rumah di Kabupaten Rembang masih terendam banjir. Ketinggian air berkisar 20-60 sentimeter.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, banjir merendam 900 rumah di empat kecamatan. Yakni Kecamatan Sumber, Kaliori, Pamotan dan Bulu. Paling parah melanda Kecamatan Kaliori, merendam 600 rumah.

“Hingga kini belum ada tanda-tanda surut dan warga masih bertahan di rumah mereka,” kata Sekretaris BPBD Rembang Anjar.

Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Randugunting dan Sungai Ronggo. Air melimpas ke perkampungan sejak Selasa malam. Air terus meninggi hingga mengakibatkan banjir memasuki rumah warga dan hingga kini belum ada tanda-tanda surut.

Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Gempita Icky mengatakan hujan berintensitas ringan hingga sedang diperkirakan masih akan tetap menguyur beberapa wilayah di Jawa Tengah bagian timur, Kamis (17/11) mulai sore hingga malam hari.

Dari Blora, sebagian warga mulai membersihkan rumah dan sekolah dari lumpur dan kotoran yang masuk ke ruangan, setelah banjir mulai surut.

“Meskipun air sudah tidak lagi merendam, namun kami khawatir banjir susulan,” kata Wakil Kepala Sarana dan Prasarana MAN Blora Ali Muataim Fahmi sembari membantu para guru menjemur surat-surat penting yang terendam di sekolah itu.

Sementara itu akibat terjangan angin kencang disertai hujan, puluhan pohon peneduh dan baliho di Kabupaten Demak roboh. Ratusan warga dibantu petugas berupaya menyingkirkan pohon yang menghalangi jalur Demak-Jepara.


(SAN)