Tiga Hari Antre demi Dua Jeriken Air Bersih

Kuntoro Tayubi    •    Minggu, 23 Jul 2017 13:36 WIB
kekeringan
Tiga Hari Antre demi Dua Jeriken Air Bersih
Warga di antara jeriken antrian air bersih di Pemalang, Jawa Tengah. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

Metrotvnews.com, Pemalang: Warga dusun Kacip, desa Batursari, kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, rela mengantre di salah satu pipa air hingga berhari-hari, demi mendapatkan dua jeriken air bersih, lantaran satu-satunya sumber mata air di desa mereka mengering.

Menurut salah satu warga, Sopiah, 40, kondisi krisis air bersih ini sudah dirasakan hampir dua bulan terakhir. Ia bersama dengan warga lain harus bergantian antre di salah satu pipa yang masih mengalirkan air.

“Antre-nya sampai dua-tiga hari, karena air yang keluar sedikit, sedangkan yang antre banyak, gantian sama warga lain. Dua atau tiga hari paling dapat dua jeriken. Di dusun sini, cuma tinggal satu pipa ini yang airnya masih mengalir,” katanya di tempat antrean, Minggu, 23 Juli 2017.

Sopiah menuturkan, untuk memenuhi kebutuhan air, selama musim hujan, ia menampung air di kolam. Air hujan ini digunakan untuk mencuci dan mandi. Sedangkan untuk kebutuhan minum dan memasak, ia membeli air bersih dari pedagang air keliling.

“Kalau masih ada hujan, saya pakai air hujan. Tapi kalau kemarau seperti ini, saya harus beli air. Satu tangki air harganya Rp250 ribu. Setengah bulan saja sudah habis," ujarnya.

Kepala Desa Batursari, Tamat, menyampaikan, di dusun Kacip terdapat 75 Kepala Keluarga (224 jiwa). “Harapan kami, Pemda secepatnya memberikan bantuan air bersih di Dusun Kacip. Kami dari pihak desa sudah melayangkan surat ke BPBD,” pungkasnya. 


(SAN)