Presiden: 2020, Indonesia Harus Bebas Rubella

Patricia Vicka    •    Selasa, 01 Aug 2017 11:48 WIB
imunisasi
Presiden: 2020, Indonesia Harus Bebas Rubella
Presiden Joko Widodo memukul gong menandai kampanye imunisasi MR, acara berlangsung di MTs 10, Sleman, DIY, Selasa (1/8/2017). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com Yogyakarta: Presiden Joko Widodo mengajak seluruh jajaran kerja keras untuk mensukseskan vaksin mealess rubella (MR). Seluruh anak pada rentang usia 9 bulan hingga 15 tahun wajib mendapat imunisasi ini.

"Tahun 2020 Indonesia harus bebas MR. Maka kita kerja keras sekarang supaya seluruh anak-anak Indonesia divaksin," ujar Jokowi saat mencanangkan  Kampanye Imunisasi Measles-Rubella (MR) 2017 di Madrasah Tsanawiah (MTS) 10 Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa, 1 Agustus 2017.

Campak rubela, kata Presiden, bisa menyebabkan kebutaan, kelumpuhan pada bayi dan anak-anak. 

Saat ini, kata Presiden, vaksin MR baru diberikan kurang dari 1 persen anak Indonesia. Idealnya, lebih dari 95 persen bahkan 100 persen anak mendapat imunisasi MR. 

"Semua kementerian saya minta turun ke masyarakat, jelaskan ke seluruh orangtua, pihak sekolah, pesantren, madrasah bahwa imunisasi baik dan diperlukan untuk kesehatan kita. Gandeng seluruh sekolah, madrasah, dan pesantren, untuk mensukseskan kampanye ini," perintah mantan Gubernur DKI ini.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, menegaskan pemerintah menargetkan 95 persen anak mendapatkan vaksin MR di tahun 2017. Sehingga, ditahun 2020, seluruh anak-anak Indonesia sudah mendapatkan vaksin MR.

"Pembukaan ini menandai dimulainya kampanye Imunisasi campak dan rubella di enam provinsi Pulau Jawa," tuturnya.

Pemberian imunisasi imunisasi MR akan dilaksanakan dalam dua fase yakni pada Agustus hingga September 2017 di seluruh wilayah pulau Jawa dan Agustus hingga September 2018 di provinsi luar pulau Jawa.

Usai membuka acara, Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator PMK Puan Maharani dan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menyempatkan diri melihat pemberian vaksin kepada siswa MTS 10, Sleman, Yogyakarta.


(SAN)