3.500 Nelayan Kendal Tidak Melaut

Iswahyudi    •    Rabu, 05 Oct 2016 13:54 WIB
nelayan
3.500 Nelayan Kendal Tidak Melaut
Nelayan di Bandengan, Kendal, Jateng, memperbaiki perahu sembari menunggu cuaca membaik. (Metrotvnews.com/Iswahyudi)

Metrotvnews.com, Kendal: Cuaca tak menentu di perairan utara Jawa tidak menentu. Tingginya gelombang membuat nelayan jeri untuk melaut.

Pantauan Metrotvnews.com di Pantai Bandengan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menemui ratusan perahu nelayan bersandar. Kondisi ini, kata nelayan, telah berlangsung dua pekan terakhir.

“Kalau pagi cuaca kadang cerah, tapi di atas jam 12:00 WIB angin sangat kencang, gelombang ikut naik bisa setinggi tiga meter. Nelayan perahu kecil tak melaut,” kata Nur Huda, nelayan setempat, Rabu (5/10/2016).

Solikin, 52, nelayan lainnya, bilang, jika memaksa berlayar dipastikan rugi. Biaya solar untuk perahu kecil sekitar Rp150 ribu. Hasil tangkapan hanya Rp200 ribu. Itu pun harus berbagi dengan rekan-rekannya. “Paling pulang saya hanya bawa Rp20,” tuturnya.
 
Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Kendal, Zaenal Arifin, bilang nelayan di sepanjang pantai utara Jawa mengalami paceklik.

"Musim seperti ini tangkapan minim. Banyak perahu kecil tak melaut," katanya.

Zaenal bilang, ada sekitar 700 perahu kecil yang bersandar di Kendal. Satu perahu kecil biasanya di operasikan lima orang. "Artinya sekitar 3.500 nelayan kehilangan mata pencaharian," tambahnya.



(SAN)