Bupati Tegal Dukung Larangan Cantrang

Kuntoro Tayubi    •    Jumat, 21 Jul 2017 10:14 WIB
cantrang
Bupati Tegal Dukung Larangan Cantrang
Bupati Tegal Enthus Susmono bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan berdialog dengan nelayan di TPI Larangan, Munjungagung, Kramat, Tegal, Jawa Tengah -- MTVN/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Tegal: Nelayan di Tegal, Jawa Tengah, mendesak pemerintah pusat melegalkan penggunaan alat penangkapan ikan (API) jenis cantrang. Tuntutan nelayan itu berseberangan dengan Bupati Tegal Enthus Susmono yang secara tegas mendukung penggunaan cantrang demi kelestarian ekosistem laut.

"Saya siap tidak populer di kalangan nelayan demi mendukung kebijakan pemerintah pusat. Ini semata-mata demi kebaikan, keberlanjutan, dan masa depan perekonomian masyarakat nelayan juga," kata Enthus usai kunjungan ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Larangan, Munjungagung, Kramat, Tegal, Jumat 21 Juli 2017.

Enthus yakin, nelayan yang menolak kebijakan itu bukan berasal dari Kabupaten Tegal. Mereka mayoritas berasal dari Kota Tegal.

Begitu pula dengan aksi unjuk rasa nelayan yang dilakukan di Istana Kepresidenan untuk memprotes pelarangan penggunaan cantrang belum lama ini. Enthus memastikan, bahwa nelayan di wilayahnya tidak ada yang mendukung aksi tersebut.

"Saya yakin, mereka yang demo belum sepenuhnya tahu dampak jangka panjangnya jika ikan-ikan kecil ikut terangkut jaring cantrang. Saya juga yakin, ada cukong di balik aksi itu. Mereka orientasinya hanya ingin mengeruk keuntungan dari laut tanpa mempertimbangkan aspek pelestariannya," kata Enthus.

Enthus tak menampik, nelayan Kabupaten Tegal yang menggunakan alat tangkap ikan berupa jaring turunan cantrang jumlahnya tidak banyak. Meski begitu, Enthus mengaku sudah mengusulkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk bantuan alat penangkap ikan sebagai penggantinya.

(Baca: Penggunaan Cantrang Diizinkan Hingga 31 Desember)

Dari usulannya itu, KKP akan memberikan bantuan alat penangkap ikan kepada 129 calon penerima manfaat yang tergabung dalam 10 Kelompok Usaha Bersama (KUB). "Akhir September 2017 bantuannya akan disalurkan," ujarnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberi apresiasi kepada Enthus yang mendukung kebijakan pemerintah pusat. Apresiasi itu disampaikan Susi melalui Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Sjarief Widjaja saat melakukan kunjungan kerja bersama Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki di TPI Larangan.

(Baca: Menteri Susi Diminta tak Perlu Cabut Permen KKP)


(NIN)