Krisis Air Bersih Mengancam Ratusan Ribu Warga Pekalongan

Kuntoro Tayubi    •    Senin, 28 Aug 2017 16:47 WIB
krisis air bersih
Krisis Air Bersih Mengancam Ratusan Ribu Warga Pekalongan
Warga mengantre air bersih di Pemalang, Jawa Tengah, MTVN - Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Pekalongan: Krisis air bersih mengancam ratusan ribu warga Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Sebab kekeringan melanda 98 desa di 18 kecamatan.

Data di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pekalongan menyebutkan sebanyak 241.583 warga terancam krisis air bersih. Desa paling banyak yang mengalami krisis air bersih yaitu di Kecamatan Kesesi, sebanyak 13 desa.

Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda Kabupaten Pekalongan, Yudhi Himawan, menerangkan jumlah tersebut bertambah. Sebelumnya, ada 106 desa yang mengalami krisis air bersih. Namun, delapan desa sudah ditangani.
 
“Dari 19 kecamatan, hanya ada 1 kecamatan yang tidak mengalami krisis air, yakni Kecamatan Talun,
 ujar Yudhi di Pekalongan, Senin 28 Agustus 2017.

Yudhi mengatakan krisis air bersih mengancam lantaran warga sulit mendapatkan sumber air bersih. Air tanah pun tak layak konsumsi.

“Kerusakan air tanah ini bisa ditimbulkan oleh beberapa penyebab, seperti pencemaran limbah rumah tangga dan industry. Kondisi air tanah yang tidak layak sebagian besar berada di wilayah perkotaan," katanya.

Yudhi mengatakan Pemkab menerapkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dalam setahun terakhir. Sebanyak 15 desa ditangani melalui program tersebut. Pendanaannya didapat dari APBN dan APBD.

"Untuk tahun 2018, target kita ada 25 desa. 20 dari APBN dan 5 dari APBD. Kita juga memiliki program Petanglong PDAM yang mampu memenuhi 16 ribu pelanggan nanti," pungkasnya.



(RRN)