Menhub Pastikan Proyek Pengerukan Tanjung Mas Tetap Jalan

Ferdinand    •    Jumat, 25 Aug 2017 15:52 WIB
ott di kemenhub
Menhub Pastikan Proyek Pengerukan Tanjung Mas Tetap Jalan
Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub Antonius Tonny Budiono, Ant - Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Solo: Dirjen Perhubungan Laut Antonius Tonny Budiono menjadi tersangka terkait proyek pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Jawa Tengah. Meski demikian, penangkapan Tonny tak mengganggu proyek.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan protek di Tanjung Mas itu tetap berjalan. Sebab proyek dan berbagai tahapannya sudah sesuai prosedur.

"Proses lelang tender sudah dilakukan sesuai prosedur lelang elektronik," kata Budi di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jumat 25 Agustus 2017.

Budi mengaku belum menemukan penyimpangan dalam proses lelang proyek. Sementara Tonny, lanjutnya, mengaku menerima uang sebagai ucapan terima kasih, bukan terkait dengan tender.

"Uang terima kasih, tapi kebanyakan," katanya.

Tonny kini berstatus tersangka ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan beberapa waktu lalu. Dia diduga menerima suap dari Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adiputra Kurniawan terkait proyek pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

Dari operasi tangkap tangan tersebut KPK menemukan barang bukti uang Rp18,9 yang disimpan di dalam 33 di tempat tinggal Tonny. Selain itu, penyidik juga menemukan empat ATM berisi uang. Diantaranya ATM Mandiri yang berisi Rp1,174 miliar.

Belajar dari kejadian tersebut, Budi berjanji akan mengkaji ulang proyek-proyek lain yang sekarang sedang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan laut. Penangkapan Tonny oleh KPK menjadi momentum bagi Kementerian Perhubung


(RRN)