Kepada Mensos, Bupati Gunungkidul Mengeluh Tingginya Bunuh Diri

Ahmad Mustaqim    •    Kamis, 24 Aug 2017 16:01 WIB
bunuh diri
Kepada Mensos, Bupati Gunungkidul Mengeluh Tingginya Bunuh Diri
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat melakukan dialog di Gunungkidul. (MTVN-Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Gunungkidul: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mendapat keluh kesah dari Bupati Gunungkidul Badingah dalam dialog Sukses Indonesia di Panti Asuhan dan Pondok Waladun Solihun Kecamatan Wonosari, Kamis, 24 Agustus 2017. Bupati mengeluh tingginya angka kasus bunuh diri di wilayahnya.

Badingah mengatakan hingga Agustus ini, 20 kasus bunuh diri telah terjadi. Hal itu belum di tahun-tahun sebelumnya. "Kami masih berupaya menyelesaikan masalah ini lewat satuan Tugas Berani Hidup," kata Badingah. 

Ia tak bisa memastikan penyebab tingginya kasus bunuh diri. Kalau berkait kemiskinan, ia mengaku masih terus berupaya menurunkan angka kemiskinan, dari yang semula 21,73 persen menjadi 2,34 persen. 

Badingah juga mengatakan, ada sejumlah masalah sosial lain yang terjadi di Gunungkidul. Mulai dari kasus perkawinan anak sampai sistem informasi desa (SID). "SID ini jadi media di desa untuk mengetahui perkembangan sejumlah masalah sosial di tingkat desa," kata dia. 

Menteri Khofifah mengungkapkan pemerintah tengah berupaya mengurangi beban masyarakat dengan sejumlah bantuan. Mulai dari Kartu Indonesia Pintar (KIP) serta sejumlah program lain. Khusus KIP, sudah mencakup 19,7 juta pelajar. 

Selain pejar tingkat SD-SMA, adapula bantuan untuk di perguruan tinggi. Bantuan itu melalui beasiswa LPDP yang bisa diakses untuk kuliah di berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri. 

"Kita tentu berharap orang tua bisa menjaga anak-anaknya. Belajar harus tetap dijaga dan menghindari perbuatan yang merugikan," ujarnya. 

Di sisi lain, kata dia, pemerintah juga bakal merevisi pemahaman empat sehat lima sempurna yang akan ditembah dengan olahraga. "Membangun bangsa memang harus mencakup jiwa dan raga. Jika jiwa dan badannya sehat, kasus bunuh diri bisa ditekan," katanya. 


(SAN)