Desa Diminta Manfaatkan DD Kembangkan Sektor Wisata

Rhobi Shani    •    Rabu, 09 Aug 2017 11:08 WIB
dana desa
Desa Diminta Manfaatkan DD Kembangkan Sektor Wisata
Wakil Bupati Jepara berbincang dengan warga desa, MTVN - Rhobi Shani

Metrotvnews.com, Jepara: Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, bakal fokus membangun sektor pariwisata pada 2018. Lantaran itu, aparat desa pun diminta untuk memanfaatkan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa untuk pengembangan sektor tersebut.

Sejak 2012, Kabupaten Jepara memiliki sembilan desa pariwisata. Tujuh diantaranya berada di daratan Pulau Jawa yaitu Desa Tempur, Bandengan, Mulyoharjo, Telukawur, Petekeyan, Plajan, dan Troso. Sedangkan dua lainnya berlokasi di Kepulauan Karimunjawa yaitu Karimun dan Kemujan.

Baca: Desa Wisata tak Alokasikan DD untuk Pengembangan Wisata

Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi mengaku anggaran dari Dana Desa belum maksimal untuk pengembangan desa wisata. 

“Yang paling penting menyadarkan teman-teman desa yang menjadi destinasi desa wisata. Kalau bisa sisipkanlah lewat DD untuk pengembangan pariwisata desa,” ujar Dian di Jepara, Rabu 9 Agustus 2017.
 
Dian mengatakan, tahun depan, pemerintah akan fokus membangun dan mengembangkan sektor pariwisata. Rencana itu bakal masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Infrastruktur jalan menuju tempat-tempat wisata sudah kami petakan dan di 2018 akan kami selesaikan,” lanjut Dian.

Sementara itu Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara Zamroni Istiaza mengaku semua desa wisata masih mengantongi surat keputusan dari Bupati. Jadi belum ada desa wisata yang mengantongi surat wisata dari Kementerian Pariwisata.

Zamroni mengaku pengembangan pariwisata di desa terkendala lahan. Akses ke desa pun terjal karena berupa pegunungan. 

Selain itu, sejumlah lahan yang dilirik jadi obyek wisata merupakan milik Perhutani. Sehingga Pemkab Jepara harus berkomunikasi dengan pihak terkait.


(RRN)