Enam Korban Hilang Banjir dan Longsor Pacitan Belum Ditemukan

Amaluddin    •    Minggu, 03 Dec 2017 18:02 WIB
tanah longsorcuaca ekstrembencana alambencana banjirsiklon tropis cempaka
Enam Korban Hilang Banjir dan Longsor Pacitan Belum Ditemukan
Ilustrasi longsor.

Surabaya: Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Tagana, Pramuk, PMI serta relawan sampai saat ini masih fokus mencari enam korban hilang. Korban banjir dan longsor di Pacitan hingga saat ini belum ditemukan .

"Info terakhir masih ada enam orang masih belum ditemukan. Saat ini tim gabungan masih fokus melakukan pencarian," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, kepada Medcom.id, Minggu 3 Desember 2017.

Dari data yang ada kata Gus Ipul, banjir dan longsor Pacitan menyebabkan 25 meninggal. Enam akibat banjir dan 19 orang akibat bencana longsor.

Sebanyak lima orang korban banjir dan 14 orang korban longsor yang ditemukan telah dimakamkan. Sedangkan yang belum ditemukan 1 orang akibat hanyut diseret banjir dan 5 orang tertimbun longsor.

(Baca: Satu Keluarga di Pacitan Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor)

Jumlah korban berasal dari kecamatan Pacitan sebanyak 5 orang meninggal akibat banjir. Kemudian kecamatan Kebonagung sebanyak 12 orang meninggal akibat longsor.
 
Selain itu, di Kecamatan Tulakan sebanyak tiga orang meninggal akibat longsor.  Kecamatan Tegalombo masing-masing 1 orang meninggal akibat banjir dan longsor.
 
Kemudian Kecamatan Nawangan 2 orang meninggal akibat banjir. Kecamatan Arjosari 2 orang meninggal akibat ranah longsor.

"Seluruh penanganan banjir dan longsor Pacitan sepenuhnya di bawah komando Komandan Kodim," kata Gus Ipul.

BPBD saat ini juga fokus menangani pengungsi diantaranya dengan menyediakan dapur umum serta mendistribusikan kebutuhan pengungsi mulai dari pakaian, selimut, peralatan bayi dan perempuan.

 


(SUR)