Dubes Australia Takjub Lihat Jam Matahari di Masjid Peninggalan Mataram

Pythag Kurniati    •    Selasa, 20 Sep 2016 14:35 WIB
toleransi beragama
Dubes Australia Takjub Lihat Jam Matahari di Masjid Peninggalan Mataram
Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson saat melihat jam matahari di Masjid Agung Solo, Selasa (20/9/2016). Foto-foto: Metrotvnews.com/Pythag

Metrotvnews.com, Solo: Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson kagum pada arsitektur Masjid Agung Solo yang merupakan peninggalan kerajaan Mataram. Itu adalah kunjungan perdananya ke masjid yang sudah berdiri sejak 1745.

"Hal pertama yang membuat saya tertarik adalah arsitektur masjid," kata Paul usai berkeliling ke beberapa ruangan Masjid Agung Solo, Selasa (20/09/2016). 

Paul terlihat senang mengabadikan sudut-sudut menarik masjid. Dia pun antusias saat menengok jam matahari  peninggalan Pakubuwono X di pelataran masjid. Jam tersebut menggunakan bayangan jarum untuk menunjukkan waktu salat.


Paul takjub melihat rangka Masjid Agung Solo

Paul mengaku senang mengunjungi masjid-masjid yang ada di Indonesia. "Saya sudah mengunjungi 15 masjid di Indonesia," tutur dia.

Berkunjung ke masjid, lanjutnya, membuka kesempatan untuk mengunjungi orang-orang tanpa kepentingan politik. "Kami juga banyak berdiskusi. Apalagi Australia juga memiliki 500 ribu warga muslim," kata Paul.

Dari jumlah tersebut, 40 persen pemeluk muslim di Australia merupakan warga asli yang lahir di negara kanguru. "Kami juga memiliki 165 masjid dan 30 sekolah Islam," imbuh Paul.


Paul mengabadikan salah satu sudut Masjid Agung Solo

Ketua Takmir Masjid Agung Solo Muhtarom menerangkan kunjungan Dubes Australia bukan saja memberi kesempatan mengenalkan sejarah Islam, namun juga membuka peluang kerja sama Indonesia dengan Australia. 

"Kami mengenalkan Islam adalah rahmatan lil alamin, tidak mengajarkan kekerasan," kata Muhtaram.

Sudah dua hari Paul berada di Solo. Pada Senin 19 September, dia menemui Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo dan menyerahkan 283 alat peraga antikorupsi bagi SD dan MI. Hari ini, selain mengunjungi Masjid Agung Solo, Paul juga mendatangi pasar barang antik Triwindu di Mangkunegaran Solo.


(UWA)