Banjir Rendam 700 Hektare Lahan Pertanian di Bantul

Agus Utantoro    •    Selasa, 27 Sep 2016 12:20 WIB
banjir
Banjir Rendam 700 Hektare Lahan Pertanian di Bantul
Petani memilih melon yang masih layak dipanen di area persawahan Palbapang, Bantul, Yogyakarta, yang terendam banjir, Jumat (1/7/2016). Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah

Metrotvnews.com, Bantul: Hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini menyebabkan sekitar 700 hektare lahan pertanian di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, terendam air hingga 40 sentimeter.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Pulung Haryadi, mengatakan lahan pertanian yang terendam itu hampir seluruhnya berada di Kecamatan Bambanglipuro. 

"Karena kondisi geografis di sana rendah dan terdapat banyak saluran irigasi," kata Pulung, di Bantul, Selasa (27/9/2016).

Lahan pertanian di Bambanglipuro yang terendam banjir itu antara lain lahan jagung seluas 165 hektare, kedelai 201 hektare, kacang tanah 326 hektare, dan lahan cabai 17 hektare.

"Ini data lahan tergenang air sementara yang bisa pantau. Namun menurut kami tanaman masih bisa diselamatkan. Jadi, kalau nanti dalam satu dua hari ini tidak hujan, saya yakin selamat," katanya.

Meski demikian, kata dia, petani tetap harus mengantisipasi kemungkinan terburuk agar tidak mengalami gagal panen, misalnya kacang tanah yang sempat terendam buahnya diupayakan bagaimana caranya supaya tetap kering.

"Ada beberapa langkah yang kami sarankan, pertama kaitannya dengan kacang tanah, harus ada perlakuan khusus. Sementara untuk tanaman cabai itu ditegakkan supaya airnya hilang," ujar Pulung.




(UWA)